Nasional

PDIP Bakal Umumkan Sikap Pilkada Via DPRD Usai Rakernas, Jaga Kedaulatan Rakyat

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan () akan mengumumkan sikap resminya terkait wacana pemilihan kepala daerah () melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Keputusan krusial ini dijadwalkan akan disampaikan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP yang berlangsung di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa Rakernas yang digelar sejak Sabtu (10/1) hingga Senin (12/1) 2026 ini akan menjadi forum penentuan sikap partai. “Steering commitee Rakernas I, Pak Andre dan Pak Djarot, banyak menerima masukan-masukan dari kelompok-kelompok pro-demokrasi, civil society, mahasiswa, juga dari struktur partai, yang mengharapkan agar Rapat Kerja Nasional ini betul-betul dapat suatu mengambil keputusan politik untuk menjaga demokrasi yang melibatkan partisipasi rakyat secara luas melalui pelaksanaan pilkada secara langsung,” ujar Hasto usai hari pertama Rakernas, Minggu (11/1/2026).

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Hasto menambahkan, steering committee Rakernas yang dipimpin oleh Djarot Saiful Hidayat dan Andreas Hugo telah menyaring berbagai pandangan dari beragam pihak. Masukan-masukan tersebut, menurutnya, menjadi bahan pertimbangan penting dalam merumuskan sikap politik partai.

Meski demikian, Hasto menegaskan bahwa keputusan final belum diambil. “Namun sikap politiknya, karena nanti kami akan mendengarkan seluruh usulan-usulan dari DPD, akan dibacakan pada saat penutupan Rakernas. Sikapnya bagaimana, alasan filosofis, ideologis, dan juga dari manajemen penyelenggaraan pemilu, itu semua akan menjadi bagian dari rekomendasi Rakernas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa PDIP sebagai partai demokrasi akan mencermati seluruh masukan dari peserta Rakernas sebelum mengambil keputusan. “Jadi belum diputuskan. Karena kita kan partai demokrasi indonesia jadi seluruh pencermatan, masukan, dari seluruh peserta rakernas itu akan menjadi bahan pengambilan keputusan dalam rekomendasi rakernas,” tambahnya.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam kesempatan terpisah, juga telah menyampaikan pesan penting. Hasto mengutip Megawati, “Itulah tadi Ibu mengatakan bagaimana prinsip-prinsip kedaulatan rakyat sebagai spirit dari reformasi itu harus betul-betul kita jaga.”

Menurut Hasto, pemimpin yang dipilih secara langsung tidak hanya memperkuat legitimasi, tetapi juga meningkatkan tanggung jawab mereka terhadap aspirasi rakyat. “Dan, dengan rakyat yang berdaulat, dengan pemimpin dipilih secara langsung, ini tidak hanya memperkuat legitimasi pemimpin, tapi juga tanggung jawab pemimpin untuk menghasilkan program-program sesuai dengan aspirasi rakyat yang digali pada saat kampanye,” ucapnya.

Setelah penentuan sikap, PDIP akan merumuskan kebijakan strategis untuk mempertahankan kedaulatan rakyat. Catatan Mureks menunjukkan, agenda pembahasan Rakernas ini sangat komprehensif.

Pembahasan Komprehensif untuk Demokrasi

Hasto menjelaskan, Rakernas ini juga akan membahas agenda strategis terkait undang-undang, tidak hanya Pilkada. “Bagaimana terkait dengan Pembahasan undang-undang, tidak hanya pilkada, tetapi juga penguatan kelembagaan partai politik, tanggung jawab partai politik, akuntabilitas dan transparansi partai politik, internal demokratisasi di partai politik, Itu bagian dari pelembagaan partai yang kami bahas,” paparnya.

Selain itu, sistem kepemiluan dan keuangan partai politik juga menjadi sorotan. “Kemudian juga terkait dengan sistem pemilunya. Dan kemudian bagaimana juga keuangan partai politik. Penyelenggara pemilu, bagaimana agar betul-betul kredibilitas, integritasnya, pemilu bisa berjalan dengan jujur. Netralitas dari aparatur negara,” lanjut Hasto.

Ia menegaskan bahwa Rakernas ini membahas secara lengkap dari hulu ke hilir. “Oleh karena itu lah rakernas ini bukan momentum semata untuk menyampaikan sikap politik, tetapi hasil-hasil dari kristalisasi pemikiran yang mendengarkan suara rakyat, desain masa depan bagi bangsa dan negara, itu yang akan ditegaskan di dalam rakernas ini,” pungkasnya.

Hasto juga menegaskan komitmen PDIP untuk tidak mengkhianati janji reformasi. “PDIP tidak pernah mengingkari semangat reformasi. Karena reformasi itu lahir dari suatu kristalisasi perjuangan yang luar biasa, pengorbanan para mahasiswa agar rakyat berdaulat,” tandas Hasto.

Mureks