Internasional

Pasca Penangkapan Maduro, Donald Trump Peringatkan Wakil Presiden Interim Venezuela

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (5/1) masih menjadi sorotan internasional. Di tengah gejolak tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas targetnya, membidik pemimpin negara lain, termasuk Wakil Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez.

Trump secara terbuka mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara-negara yang dinilai mengganggu kepentingan AS, bahkan menyiratkan kemungkinan intervensi militer. Pernyataan ini memicu kekhawatiran di komunitas internasional, terutama setelah penangkapan Maduro yang kini ditahan di Amerika Serikat.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Delcy Rodriguez, yang kini menjabat sebagai pemimpin interim Venezuela, dikenal dengan retorika anti-imperialisnya. Presiden Maduro sendiri pernah menjulukinya “si harimau betina”. Menurut Mureks, Rodriguez menjadi ancaman terbaru bagi Trump karena dianggap tidak mudah tunduk pada “keinginan” AS, terutama terkait niat Trump untuk menguasai cadangan minyak Venezuela.

Trump bahkan secara eksplisit mengancam Rodriguez akan bernasib lebih buruk dibandingkan Maduro jika tidak bertindak sejalan dengan “keinginan AS”. Ancaman ini menambah ketegangan geopolitik di kawasan.

Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dijadwalkan menggelar pertemuan pada Senin (5/1) pukul 10.00 pagi waktu AS atau 22.00 WIB. Pertemuan ini akan membahas situasi di Venezuela menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat pada Sabtu (3/1) dini hari.

Serangan AS tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 80 orang di sejumlah wilayah Venezuela, menambah daftar panjang krisis kemanusiaan dan politik di negara tersebut.

Mureks