Tren

Operasi Penangkapan Nicolás Maduro Lumpuhkan Ratusan Penerbangan di Karibia Saat Musim Liburan

Operasi militer Amerika Serikat (AS) yang berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada Sabtu (3/1) pagi telah menyebabkan gangguan signifikan pada perjalanan udara di seluruh wilayah Karibia. Penangkapan dan penerbangan Maduro keluar negeri ini terjadi di tengah musim liburan yang ramai, memicu kekacauan bagi ribuan penumpang.

Menurut data dari FlightRadar24.com, yang juga dicatat oleh Mureks, tidak ada penerbangan maskapai komersial yang melintasi wilayah udara Venezuela sepanjang hari Sabtu. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) segera memberlakukan pembatasan penerbangan, memaksa maskapai-maskapai besar membatalkan ratusan jadwal penerbangan di Karibia timur. Gangguan ini diperingatkan dapat berlanjut selama beberapa hari ke depan.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Pembatalan penerbangan berdampak pada berbagai destinasi populer, termasuk Puerto Rico, Kepulauan Virgin, Aruba, serta lebih dari selusin tujuan lain di gugusan pulau Antilles Kecil yang terletak di utara Venezuela. Penumpang yang terdampak diminta untuk menjadwal ulang perjalanan mereka.

Sebagai respons, maskapai penerbangan telah membebaskan biaya perubahan jadwal bagi para penumpang yang harus mengatur ulang rencana perjalanan mereka akhir pekan ini akibat insiden tersebut.

Pesawat yang membawa Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan tiba di Pangkalan Garda Nasional Udara Stewart di Newburgh, New York, setelah operasi penangkapan tersebut.

Mureks