Olahraga

Ole Gunnar Solskjaer Kembali ke Old Trafford? Eks Manajer Jadi Kandidat Utama Interim Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer muncul sebagai kandidat utama untuk mengisi posisi manajer interim di Manchester United menyusul pemecatan Ruben Amorim. Pelatih asal Norwegia tersebut, yang meninggalkan Old Trafford pada tahun 2021, dikabarkan terbuka untuk kembali mengambil peran tersebut setelah Amorim didepak dari jabatannya.

Solskjaer Semakin Dekat Kembali ke Man United

Menurut laporan terbaru dari The Athletic, Solskjaer telah menjadi ‘kandidat utama’ untuk mengisi kekosongan di Old Trafford. Manchester United resmi berpisah dengan Amorim pada Senin (5/1) dan sejak itu telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah calon manajer interim.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Solskjaer menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan, bersama dengan Ruud van Nistelrooy. Van Nistelrooy sendiri sempat menjabat sebagai manajer interim sebelum Amorim bergabung dengan klub pada tahun 2024, setelah Erik ten Hag dipecat. Solskjaer, yang masih tinggal di Cheshire, dilaporkan akan lebih dari bersedia untuk mengisi kekosongan jika diminta oleh manajemen klub.

Mengenang masa baktinya di klub, Solskjaer pernah mengungkapkan perasaannya. Ia berkata:

“Saya merasa terhormat menjadi manajer Manchester United, tetapi tentu saja itu tidak sama dengan bermain. Sebagai pemain, Anda hanya melakukan pekerjaan Anda. Tiba-tiba sekarang Anda adalah manajer, Anda adalah wajah semua orang. Anda memikirkan semua pendukung, pemain, segala sesuatu yang berkaitan dengan Manchester United.”

Ia melanjutkan,

“Tetapi tekanan itu adalah sebuah hak istimewa karena saya diizinkan untuk melakukan itu dan saya diizinkan untuk menghadapinya dengan cara saya sendiri. Dan itu karena memiliki staf yang hebat di sekitar kami, lingkungan di dalam dan di sekitar klub yang sangat positif. Namun pada akhirnya, tidak masalah jika Anda menikmati datang bekerja setiap hari, sesi latihan… Anda membutuhkan hasil dan sayangnya kami mengalami enam pekan yang sangat buruk dan itu terlalu lama di klub seperti Manchester United dan mereka melakukan perubahan, dan itu tidak apa-apa.”

Rekor Solskjaer sebagai Manajer Man Utd

Solskjaer awalnya datang ke klub pada tahun 2021 dan menikmati kesuksesan yang cukup signifikan. Meskipun tidak berhasil memenangkan trofi, ia berhasil membawa klub finis di empat besar Liga Primer dua kali berturut-turut, menjadikannya manajer pertama yang mencapai prestasi tersebut sejak era Sir Alex Ferguson. Ia juga memimpin United ke final Liga Europa pada musim 2020/21, meskipun timnya harus mengakui keunggulan Villarreal melalui adu penalti.

Setelah masa jabatannya di United, Solskjaer sempat melatih Besiktas, namun ia meninggalkan klub Turki tersebut pada Agustus setelah mereka dikalahkan di babak play-off Liga Konferensi Eropa.

Saat melatih Besiktas, ia mengakui bahwa ia terus memantau performa United dan merasa kesulitan dengan hal tersebut. Ia menambahkan:

“Man United adalah keluarga saya dan akan selalu menjadi bagian dari saya. Dalam sepakbola, Anda tidak merasa kasihan pada siapa pun karena kita beruntung, benar-benar 100 persen beruntung bisa bekerja di klub seperti ini. Tapi bagi saya, sulit untuk menonton karena keluarga Anda yang sedang berjuang. Tidak pernah mudah di akhir pekan ketika Anda melihat klasemen.”

Dukungan untuk Solskjaer

Para pengamat sepak bola sering kali menyarankan Solskjaer sebagai calon potensial. Jamie O’Hara, misalnya, menyarankannya segera setelah Besiktas memecatnya dari posisinya. Ia berkata:

“Solskjaer bukanlah pilihan terburuk di dunia. Dia bisa datang, dia bisa menjadi manajer sementara, manajer interim, mengembalikan kepercayaan pemain. Mungkin bukan untuk jangka panjang, tetapi mereka perlu menyelesaikannya. Kita bisa melihat bahwa klub-klub sepak bola ini bisa sedikit berantakan. Maksud saya, Jose Mourinho telah meninggalkan Fenerbahce.”

Pada April lalu, Teddy Sheringham juga menyerukan pengangkatan Solskjaer, menambahkan:

“Ole Gunnar Solskjaer merasa diperlakukan tidak adil ketika dipecat dan sekarang Manchester United masih mencari solusi untuk kembali ke jalur kemenangan. Dia pikir dia akan mengembalikan itu, tetapi manajemen tidak berpikir demikian. Melihat posisi mereka sekarang, situasi yang dialami Ole dan timnya tidak terlihat begitu buruk. Ke depannya, saya yakin dia akan sangat bersemangat jika terus berprestasi untuk mungkin kembali ke klub untuk periode kedua sebagai manajer.”

Sementara itu, manajemen Setan Merah akan terus bekerja untuk mencari pengganti Amorim. Mureks mencatat bahwa proses ini diperkirakan akan memakan waktu mengingat pentingnya posisi tersebut. United akan dipimpin oleh pelatih U-21 Darren Fletcher saat menghadapi Burnley di Turf Moor pada lanjutan Liga Primer, Kamis (8/1) dini hari WIB.

Mureks