Teknologi

Nvidia Umumkan DLSS 4.5 di CES 2026, Hadirkan Peningkatan Performa Gaming dan Solusi Cloud Gaming

Nvidia kembali menjadi sorotan utama di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Selasa (06/01/2026), dengan serangkaian pengumuman inovasi terbarunya. Perusahaan teknologi raksasa yang kini menjadi yang paling bernilai di dunia dengan valuasi $4,5 triliun ini memperkenalkan teknologi upscaling DLSS 4.5, peningkatan layanan GeForce Now, serta monitor gaming G-Sync Pulsar.

Nvidia DLSS 4.5: Peningkatan Iteratif untuk Performa Gaming

Puncak presentasi Nvidia adalah pengungkapan DLSS 4.5, sebuah pembaruan iteratif untuk teknologi upscaling DLSS yang populer di kalangan gamer PC. Meskipun bukan DLSS 5, versi 4.5 ini membawa model transformer generasi kedua yang sebelumnya diperkenalkan pada DLSS 4, serta perbaikan umum pada masalah ghosting, pixel sampling, dan stabilitas temporal.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Fitur paling menarik adalah peningkatan pada Multi Frame Generation (MFG), yang kini mampu menghasilkan 6x frame-gen dari sebelumnya 4x. Meski pengalaman dengan mode 4x pada RTX 5060 dan 5070 masih belum stabil, harapan besar disematkan pada model transformer baru untuk membuat mode 4x lebih stabil. MFG yang ditingkatkan ini juga akan secara cerdas menargetkan framerate yang sesuai dengan refresh rate monitor, mengoptimalkan performa secara signifikan.

GeForce Now Hadirkan Performa Setara RTX 5080

Tak hanya DLSS, Nvidia juga mengumumkan pembaruan besar untuk platform game-streaming GeForce Now. Layanan ini memungkinkan pengguna bermain game dengan kekuatan grafis RTX melalui cloud streaming. Sebuah tingkatan langganan baru akan menggantikan tier RTX 4080 yang ada saat ini, menawarkan performa setara RTX 5080 dengan harga yang sama, yakni $19.99 per bulan. Nvidia mengklaim tier baru ini mampu mencapai resolusi 5K pada 120 FPS atau 1080p pada 360 FPS.

Selain itu, GeForce Now akan mendapatkan klien native untuk Linux dan Fire TV, yang berpotensi menarik bagi gamer yang ingin bermain game PC di ruang keluarga tanpa PC khusus. Dukungan kontroler juga diperluas, dengan prioritas pada kontrol roda balap dan flight stick.

G-Sync Pulsar: Monitor Gaming untuk Esports Profesional

Teknologi G-Sync Nvidia juga tidak luput dari peningkatan. G-Sync Pulsar baru menjanjikan ketajaman gambar yang lebih baik dan gameplay yang lebih mulus dibandingkan layar G-Sync yang ada. Teknologi ini akan tersedia mulai 7 Januari 2026 pada sejumlah monitor pilihan dari Acer, Asus, AOC, dan MSI.

Monitor-monitor baru ini dilaporkan akan berukuran 27 inci dengan resolusi 1440p dan refresh rate 360Hz, ditujukan untuk gamer esports serius. Nvidia mengklaim monitor ini menawarkan “1000Hz+ Perceived Motion Clarity,” sebuah metrik yang relevan bagi para gamer kompetitif.

Krisis RAM dan Dominasi AI Bayangi Ketersediaan GPU RTX 5000

Di balik inovasi-inovasi tersebut, tantangan besar membayangi gamer PC: ketersediaan kartu grafis RTX 5000. Krisis RAM yang sedang berlangsung telah berdampak signifikan pada harga GPU, menyebabkan harga melonjak dan stok menipis. Kondisi ini disebut-sebut sebagai yang terburuk sejak era crypto craze.

Mureks mencatat bahwa Nvidia sendiri turut menjadi bagian dari masalah ini. Lonjakan permintaan komponen baru-baru ini sebagian besar didorong oleh kebutuhan perangkat keras pusat data AI, di mana Nvidia sangat terlibat dalam pasar AI. Tidak mengherankan, presentasi Nvidia di CES juga banyak membahas kemajuan AI, dengan separuh slide didedikasikan untuk bagaimana RTX 5000 mendukung pembuatan konten bertenaga AI, performa LLM, dan alat AI lainnya.

Tahun 2025 menjadi tahun yang sangat baik bagi Nvidia, menjadikannya perusahaan paling bernilai di dunia. Dengan fokus pada AI dan solusi cloud gaming seperti GeForce Now, Nvidia tampaknya akan terus meraup keuntungan, terlepas dari apakah gamer PC dapat membeli perangkat keras terbaru atau tidak.

Mureks