Jakarta, Mureks – Produsen kamera kenamaan, Nikon, diprediksi akan mengalihkan fokusnya secara signifikan ke pengembangan kamera dengan sensor APS-C yang lebih terjangkau pada tahun 2026. Indikasi ini muncul dari kuesioner hasil keuangan kuartal kedua 2025 perusahaan, yang menyoroti peningkatan popularitas produk APS-C di pasar global.
Nikon secara eksplisit menyatakan, “tren pasar menunjukkan peningkatan popularitas produk APS-C dibandingkan produk ukuran penuh,” sebuah kondisi yang tidak mengejutkan mengingat krisis biaya hidup yang melanda banyak negara. Prediksi ini mengemuka seiring dengan laporan dari berbagai sumber pada Kamis, 08 Januari 2026.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Keunggulan dan Keterbatasan Sensor APS-C
Sensor APS-C dikenal lebih kecil dan, oleh karena itu, lebih terjangkau dibandingkan sensor full-frame. Hal ini memungkinkan bodi kamera dan lensa diproduksi dengan ukuran yang lebih ringkas dan biaya yang lebih rendah. Mureks mencatat bahwa tren ini sejalan dengan kondisi ekonomi global saat ini, di mana konsumen cenderung mencari opsi yang lebih hemat biaya tanpa mengorbankan kualitas secara drastis.
Meskipun demikian, sensor APS-C memiliki beberapa keterbatasan. Lebih sulit untuk menjejalkan banyak piksel ke dalam chip kecil tanpa menurunkan kualitas gambar dan penanganan noise. Kedalaman bidang (depth of field) juga tidak dapat menandingi chip full-frame, namun efek latar belakang buram (shallow depth of field) masih jauh lebih baik dibandingkan kamera dengan sensor lebih kecil seperti kamera saku atau smartphone. Kualitas gambar secara keseluruhan tetap dikenal sangat baik.
Prediksi Model Kamera APS-C Terbaru Nikon di 2026
Sejumlah rumor dan analisis pasar mengindikasikan beberapa model kamera mirrorless APS-C baru yang mungkin akan dirilis Nikon pada tahun 2026:
-
Nikon Z500: Penerus D500 yang Dinanti
Nikon D500, DSLR APS-C berusia 10 tahun, sangat populer di kalangan fotografer profesional yang membutuhkan kecepatan burst rate tinggi dan ukuran file yang lebih kecil. Kamera ini menjadi favorit untuk fotografi satwa liar, olahraga, dan acara. Sejak Nikon beralih ke kamera mirrorless, lini APS-C flagship ini seolah tertinggal.
Jika Nikon merilis penerus D500 dalam bentuk mirrorless, yang mungkin disebut Z500, para pengamat memprediksi peningkatan resolusi menjadi 26MP atau 30MP, kecepatan burst rate yang lebih tinggi, serta bodi yang lebih profesional dengan ketahanan cuaca menyeluruh, bahkan mungkin mengadopsi desain bodi Nikon Z6 III. Fitur tambahan seperti joystick untuk perubahan titik AF yang cepat juga diharapkan hadir. Saat ini, Canon telah memiliki pesaing seperti EOS R7 dengan sensor 32.5MP dan burst mode 15fps.
-
Nikon Z30 II: Peningkatan untuk Vlogger dan Pemula
Nikon Z30, yang akan berusia empat tahun pada Agustus ini, adalah pilihan populer bagi pemula dengan harga terjangkau dan kualitas gambar yang baik dari sensor 20.9MP-nya. Namun, Z30 saat ini tidak memiliki fitur penting seperti EVF (electronic viewfinder) dan headphone jack.
Nikon Z30 II diprediksi akan menampilkan lebih banyak megapiksel untuk bersaing dengan Sony ZV-E10 II dan Canon EOS R50V yang keduanya memiliki 24.2MP. Kemampuan video 4K Z30 juga diharapkan ditingkatkan, dengan manajemen panas yang lebih baik atau pemrosesan yang lebih efisien untuk memperpanjang waktu perekaman. Fitur open gate recording juga akan sangat menarik bagi pembuat konten video. Namun, penambahan IBIS, EVF, dan headphone jack kemungkinan tidak akan terjadi untuk menjaga harga tetap terjangkau.
-
Nikon ZR C: Alternatif Video Profesional APS-C
Meskipun belum ada bukti konkret, beberapa situs rumor mengklaim Nikon ZR C akan dirilis pada kuartal keempat 2026. ZR C akan menjadi alternatif yang lebih murah dari Nikon ZR yang dirilis pada Oktober 2025, yang merupakan kamera hibrida Nikon-Red pertama dengan teknologi warna Red dan alur kerja R3D RAW. Nikon ZR menggunakan chip full-frame 24.5MP dan berharga sekitar $2200 / £2199.
Oleh karena itu, ada ruang untuk bodi Nikon-Red yang lebih terjangkau dan berorientasi video menggunakan chip APS-C yang lebih kecil. Kamera video APS-C telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir, dengan Canon EOS R50 V dan Sony Cinema Line FX30 sebagai contoh. Nikon ZR C diprediksi akan bersaing di segmen video profesional yang lebih tinggi, setara dengan Sony FX30.
-
Nikon Z fc II: Sentuhan Retro dengan Teknologi Modern
Nikon Z fc, kamera bergaya retro yang dirilis pada Juni 2021, telah lama tidak mendapatkan pembaruan. Mengingat teknologi fotografi yang bergerak cepat, pembaruan Z fc II sangat dinantikan. Para pengamat berharap Nikon akan meningkatkan sensor APS-C 20.9MP-nya, mungkin menjadi 26MP atau 32MP, agar lebih kompetitif dengan rival Canon dan Sony.
Sensor yang sebagian atau sepenuhnya bertumpuk (stacked sensor) juga diharapkan untuk meningkatkan rentang dinamis. Prosesor Expeed 6 yang ada di Z fc juga dianggap sudah ketinggalan zaman, dan diharapkan diganti dengan Expeed 7 yang digunakan di Nikon Z8 dan Z9, yang akan menghasilkan burst frame rate lebih cepat dari 11fps dan peningkatan fitur video.
Potensi Pembaruan Kamera Full-Frame
Selain fokus pada APS-C, Nikon juga diperkirakan akan merilis pembaruan untuk lini full-frame-nya. Nikon Z9 II dan Nikon Z7 III adalah kandidat kuat untuk dirilis pada tahun 2026.
- Nikon Z9 II: Meskipun rumor sebelumnya menunjuk pada pengumuman Oktober/November 2025 yang tidak terwujud, Nikon Z9 asli telah berusia lebih dari empat tahun sejak debutnya pada Oktober 2021. Dengan Sony dan Canon yang menjadwalkan model flagship full-frame mereka di sekitar Olimpiade, Nikon mungkin akan merilis Z9 II bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin tahun ini. Fitur yang diharapkan meliputi global shutter, prosesor Expeed 8, layar 4-sumbu, dan teknologi video Red.
- Nikon Z7 III: Nikon Z7 II yang dirilis pada tahun 2020 sudah sangat membutuhkan pembaruan. Model Z7 III diharapkan memiliki jumlah piksel yang lebih tinggi dari Z7 II, berpotensi 61MP atau lebih untuk bersaing dengan Sony A7R V, prosesor Expeed 7 untuk frame rate yang lebih cepat dan video yang lebih baik, mungkin hingga 8K 60p.
Tim redaksi Mureks akan terus memantau perkembangan dan pengumuman resmi dari Nikon terkait prediksi-prediksi ini.
Referensi penulisan: www.techradar.com






