Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Ng Tze Yong, menunjukkan pemulihan yang lebih cepat dari jadwal setelah menjalani operasi Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada Juli tahun lalu. Atlet berusia 25 tahun ini kini telah kembali melakukan latihan ringan di lapangan, memicu harapan akan kembalinya dia ke kompetisi.
Direktur pelatihan nasional, Kenneth Jonassen, menegaskan bahwa meskipun kemajuan Tze Yong sangat positif, pihaknya tidak akan memaksakan sang atlet untuk segera kembali ke program latihan penuh. Cedera ACL umumnya membutuhkan rehabilitasi hingga satu tahun, namun menurut Mureks, Tze Yong telah terlibat dalam sesi latihan berbasis keterampilan selama dua hingga tiga bulan terakhir.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Progres Pemulihan dan Pendekatan Hati-hati
Jonassen menjelaskan bahwa kemajuan Tze Yong akan terus bergantung pada penilaian dari para ahli medis yang mengawasi rehabilitasinya. “Tze Yong telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan telah mengikuti beberapa sesi pelatihan keterampilan,” kata Jonassen.
Ia menambahkan, “Sesi-sesi ini telah berlangsung setidaknya selama dua hingga tiga bulan. Langkah selanjutnya adalah pelatihan berkelanjutan yang benar-benar akan menguji lututnya.”
Meski demikian, Jonassen menekankan pentingnya kehati-hatian. “Namun, perkembangannya masih bergantung pada tes yang perlu dia jalani. Setelah kami menerima hasil positif dari tes tersebut, kami dapat melangkah lebih jauh,” ujarnya.
“Kita perlu mendengarkan saran para ahli mengenai kemampuannya. Kita masih perlu melakukan satu atau dua tes lagi sebelum mengambil keputusan. Dengan cedera seperti ini, kita tidak bisa terburu-buru. Kita perlu melihat bagaimana lututnya bereaksi dari hari ke hari.”
Riwayat Cedera dan Tantangan Peringkat
Pendekatan hati-hati Jonassen ini bukan tanpa alasan. Ng Tze Yong sebelumnya mengalami cedera ACL di Malaysia Masters pada Mei, hanya beberapa bulan setelah kembali dari masa istirahat 13 bulan yang disebabkan oleh dua operasi punggung. Riwayat cedera ini menjadi pertimbangan utama dalam proses rehabilitasinya.
Meskipun belum ada jadwal pasti yang ditetapkan, Jonassen berharap petenis peringkat 207 dunia itu akan kembali berlatih setiap hari dalam waktu dekat. Penurunan peringkat Ng Tze Yong berarti dia harus membangun kembali posisinya melalui turnamen International Challenge, setelah peringkat terlindungnya selama enam bulan — yang memungkinkan masuk ke acara Super 500 dan di atasnya — berakhir pada September lalu.






