AC Milan memasuki bursa transfer Januari 2026 dengan harapan besar untuk memperkuat skuad demi meraih gelar Scudetto. Namun, pihak manajemen diingatkan untuk bertindak terukur dan tidak mengulangi kesalahan transfer yang terjadi 12 bulan sebelumnya.
Pada awal musim 2025-26, klub yang dipimpin oleh Igli Tare memutuskan untuk hanya memiliki 19 pemain senior. Keputusan ini diambil karena AC Milan tidak berpartisipasi dalam kompetisi antarklub Eropa. Namun, seiring berjalannya waktu, pelatih Max Allegri sering kali dihadapkan pada situasi bangku cadangan yang minim pemain utama akibat badai cedera yang terus menghantui kedalaman skuad.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kondisi ini memunculkan konsensus umum bahwa penambahan pemain sangat diperlukan pada Januari ini. Tujuannya adalah untuk menjaga daya saing tim di papan atas klasemen hingga akhir musim kompetisi. Langkah awal telah dilakukan dengan mendatangkan Niclas Fullkrug, penyerang No.9, yang sudah berada di Italia dan berlatih bersama skuad.
Prioritas lain bagi Igli Tare dalam jendela transfer musim dingin kali ini adalah mencari pelapis untuk Alexis Saelemaekers. Pemain ini juga diharapkan bisa bergantian dengan Bartesaghi di sisi kiri lapangan. Menurut Mureks, kebutuhan akan kedalaman skuad sangat krusial mengingat jadwal padat dan potensi cedera.
Manajemen klub harus belajar dari kekacauan transfer yang terjadi 12 bulan lalu. Saat itu, Milan mendatangkan lima pemain sekaligus, termasuk Joao Felix dan Santiago Gimenez, namun hasilnya tidak memuaskan. Oleh sebab itu, bursa transfer Januari 2026 ini harus dilakukan secara terukur dengan tambahan pemain yang tepat sasaran.
Penting untuk diingat, penambahan pemain tidak boleh mengorbankan pemain penting yang sedang berkembang, seperti Christopher Nkunku, dengan melepasnya dari skuad.






