Bintang AC Milan, Rafael Leao, memuji penampilan impresif pemain muda Davide Bartesaghi yang tampil di posisi baru saat Rossoneri menaklukkan Cagliari. Leao juga berbicara mengenai adaptasinya sebagai penyerang tengah, peran yang diembannya dalam pertandingan tersebut.
AC Milan berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari dalam laga tandang yang diwarnai rotasi besar-besaran oleh pelatih. Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Leao, memanfaatkan umpan matang dari Adrien Rabiot, setelah sempat tampil goyah di babak pertama.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Pujian untuk Davide Bartesaghi
Kemenangan ini menjadi sorotan tidak hanya karena gol Leao, tetapi juga karena performa pemain muda Davide Bartesaghi. Akibat badai cedera yang menimpa Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez, serta kondisi Christian Pulisic yang belum bugar 100%, Bartesaghi dipaksa bermain sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek.
Usai pertandingan, Rafael Leao tak sungkan memberikan apresiasi tinggi kepada Bartesaghi. Menurutnya, pemain muda tersebut menunjukkan kematangan mental yang luar biasa meski harus bermain di posisi yang tidak biasa baginya. “Ini adalah performa tim, kami bersiap dengan sangat baik dan kami tahu ini lebih tentang mentalitas daripada teknik,” ujar Leao kepada Sky Sport Italia.
Leao melanjutkan, “Davide Bartesaghi bermain di posisi baru sebagai bek tengah, namun dengan mentalitas yang tepat, Anda bisa melakukan apa saja. Dia memberikan performa hebat, dia bisa melakukan hal-hal besar di Milan. Jika kami semua tetap fokus, segalanya akan lebih mudah.”
Pemain asal Portugal itu juga menambahkan bahwa Bartesaghi adalah sosok yang cerdas dan pekerja keras. “Davide tahu apa yang saya pikirkan, dia sangat cerdas, berlatih keras, dan mulai menjadi pemain penting bagi tim ini meskipun dia masih muda. Saya merasa dia akan meraih hal-hal besar,” imbuhnya.
Tantangan Adaptasi Rafael Leao sebagai Ujung Tombak
Ditempatkan lebih dekat dengan gawang lawan, Leao mengakui dirinya masih dalam proses adaptasi untuk mengasah naluri mencetak golnya sebagai penyerang tengah. “Nic (Fullkrug) juga masuk dengan sangat baik, padahal baru saja tiba. Tim sedang dalam periode performa yang baik dan kami senang,” ungkap Leao.
“Saya merasa jika saya memiliki dua atau tiga peluang mencetak gol, saya harus mencetak dua gol. Pelatih menempatkan saya lebih dekat ke gawang, saya perlu lebih merasakan gol tersebut, dan juga berterima kasih kepada tim karena telah menempatkan saya dalam kondisi untuk mencetak gol,” jelasnya.
Sementara itu, Davide Bartesaghi yang mengisi kekosongan di lini belakang mengaku siap memberikan segalanya demi kepercayaan pelatih. “Saya membuktikannya di atas lapangan. Saya senang mendapatkan kepercayaan dari pelatih dan tim. Saat mereka meminta sesuatu dari saya, saya mencoba memberikan 100 persen,” tegas Bartesaghi.
Kemenangan ini mempertegas posisi Milan di papan atas Serie A. Saat ditanya mengenai target Scudetto, Leao tetap membumi. “Kami memiliki tujuan, namun perjalanan masih panjang. Seluruh tim tahu apa target klub ini, kami adalah Milan dan harus mencoba memenangkan trofi-trofi penting,” tutupnya. Mureks mencatat bahwa konsistensi performa para pemain muda seperti Bartesaghi akan menjadi kunci bagi ambisi Milan meraih gelar musim ini.




