Lifestyle

Mureks Merangkum: Enam Keutamaan Sholat Dhuha, Amalan Sunnah Pembuka Rezeki dan Jaminan Istana di Surga

Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dikerjakan pada waktu pagi hari, tepatnya saat matahari telah naik setinggi tombak atau sekitar pukul tujuh pagi, amalan ini diyakini membawa beragam keutamaan bagi setiap Muslim yang rutin melaksanakannya.

Ustadz Arif Rahman, dalam bukunya Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah Saw., menjelaskan bahwa sholat dhuha tidak hanya bernilai sebagai bentuk ketaatan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ketenangan batin dan kehidupan spiritual. Kedudukan penting sholat dhuha sebagai amalan sunnah yang utama ditegaskan melalui berbagai riwayat hadits Nabi Muhammad SAW.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dalil Anjuran Sholat Dhuha

Anjuran untuk menjaga sholat dhuha secara konsisten disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW memberikan tiga pesan penting yang tidak pernah beliau tinggalkan hingga wafat, salah satunya adalah sholat dhuha.

“Aku telah diberi tiga pesan oleh kekasihku -Rasulullah. Aku tidak pernah meninggalkan tiga hal itu sampai aku dipanggil oleh Yang Mahakuasa: (1) puasa tiga hari pada setiap bulan; (2) sholat dhuha; (3) sholat witir.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa sholat dhuha adalah amalan yang secara khusus dipesankan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Selain itu, anjuran memperbanyak sholat sunnah juga diperkuat oleh hadits dari Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan, yang menuturkan sabda Nabi Muhammad SAW:

“Seseorang yang melakukan sholat sunnah sebanyak dua belas rakaat setiap harinya, maka Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. Muslim)

Hadits tersebut semakin menguatkan nilai besar sholat sunnah, termasuk dhuha, di sisi Allah SWT.

Enam Keutamaan Sholat Dhuha

Bagi umat Islam yang istiqamah dalam mengerjakan sholat dhuha, Allah SWT menjanjikan berbagai keutamaan. Catatan Mureks menunjukkan, keutamaan ini dirangkum dari berbagai sumber, termasuk buku Berkah Shalat Dhuha karya M. Khalilurrahman Al-Mahfan dan Sholat Dhuha Dulu, Yuk karya Imron Mustofa. Berikut adalah enam keutamaan tersebut:

  1. Pahala Sedekah untuk Seluruh Persendian Tubuh
    Sholat dhuha dua rakaat memiliki keutamaan setara dengan sedekah untuk 360 persendian tubuh manusia. Rasulullah SAW bersabda dari Abu Dzar:
    “Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat.” (HR Muslim)
  2. Dicukupi Kebutuhan Hidup dan Dibukakan Rezeki
    Sholat dhuha juga dikenal sebagai amalan pembuka pintu rezeki. Dalam hadits qudsi yang diriwayatkan dari Abu Darda RA, Rasulullah SAW bersabda:
    “Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang empat rakaat, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu hingga sore hari.” (HR Tirmidzi)
    Hadits ini menegaskan janji Allah SWT untuk mencukupi kebutuhan hamba-Nya yang melaksanakan sholat dhuha empat rakaat.
  3. Dicatat sebagai Ahli Ibadah dan Termasuk Golongan Awwabin
    Orang yang senantiasa menjaga sholat dhuha akan dicatat sebagai hamba yang tekun beribadah dan termasuk golongan awwabin, yaitu orang-orang yang selalu kembali dan tunduk kepada Allah SWT. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
    “Tidak ada yang menjaga sholat dhuha kecuali orang-orang yang kembali kepada Allah (awwabin), dan itu adalah sholatnya orang-orang yang awwabin.” (HR Ibnu Khuzaimah dan Hakim)
  4. Penghapus Dosa-dosa
    Sholat dhuha memiliki keutamaan besar sebagai penghapus dosa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dosa-dosa seorang hamba akan diampuni oleh Allah SWT apabila ia menjaga sholat dhuha dengan konsisten dan penuh keikhlasan.
    “Barang siapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
  5. Amalan Sunnah Penyempurna Sholat Wajib di Hari Hisab
    Sholat dhuha berfungsi sebagai penyempurna apabila terdapat kekurangan dalam sholat wajib pada hari perhitungan amal. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
    “Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka Allah berfirman, ‘Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai sholat sunnah maka sempurnakanlah dengan sholat sunnahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya.” (HR An-Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
  6. Dibangunkan Istana di Surga
    Keutamaan lain dari sholat dhuha adalah janji Allah SWT berupa istana di surga bagi hamba yang mengerjakannya dengan jumlah rakaat tertentu. Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:
    “Barang siapa sholat dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana dari emas di surga.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dengan berbagai keutamaan yang dijanjikan, sholat dhuha menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dijaga secara rutin oleh setiap Muslim.

Mureks