Jakarta – Asa Timnas Indonesia untuk menembus 100 besar Ranking FIFA pada tahun 2026 kembali mengemuka. Dengan kehadiran pelatih baru yang kemungkinan besar adalah John Herdman, target ambisius ini dinilai bukan hal yang mustahil, asalkan PSSI mampu memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
Sepanjang tahun 2026, skuad Merah Putih dijadwalkan akan menjalani setidaknya 10 pertandingan penting. Jadwal padat ini mencakup serangkaian laga uji coba dalam agenda FIFA Matchday serta partisipasi di ajang Piala AFF 2026, yang semuanya berpotensi mendongkrak posisi Indonesia di kancah sepak bola dunia.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Strategi PSSI Maksimalkan Poin FIFA
Pada Maret 2026, Timnas Indonesia akan berpartisipasi dalam FIFA Series. Dalam periode FIFA Matchday ini, Indonesia diagendakan melakoni tiga pertandingan melawan tim-tim dari Oseania, Eropa, dan Amerika. Meski daftar resmi lawan belum diumumkan FIFA, wakil Eropa diprediksi memiliki peringkat yang lebih baik dari Indonesia, menjadi peluang emas untuk mendulang poin signifikan.
Setelah itu, kalender internasional juga menyediakan dua slot pertandingan persahabatan pada 1-9 Juni 2026 yang bisa dimanfaatkan PSSI. Sebulan berselang, tak lama setelah gelaran Piala Dunia 2026, perhatian akan beralih ke Piala AFF 2026. Jika Timnas Indonesia berhasil melaju hingga babak final, total enam pertandingan akan dijalani, meliputi empat laga fase grup, semifinal, dan final. Kemenangan di setiap tahapan ini tentu akan menambah pundi-pundi poin bagi Indonesia.
Periode FIFA Matchday pada September dan November juga menawarkan minimal empat pertandingan tambahan yang dapat dimaksimalkan PSSI. Mureks mencatat bahwa jika semua laga uji coba dan enam pertandingan Piala AFF tersebut berakhir dengan kemenangan, Indonesia berpotensi besar meraup banyak poin.
Perjalanan Ranking FIFA dan Tantangan ke Depan
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ke-122 Ranking FIFA, turun lima tangga dibandingkan posisi Desember 2024. Namun, melihat rekam jejak sebelumnya, kenaikan peringkat bukanlah hal yang mustahil. Pada Desember 2023, Indonesia masih bertengger di peringkat ke-146. Dalam kurun waktu setahun, tepatnya pada November 2024, Timnas Indonesia berhasil melonjak 21 tangga sebelum sedikit menurun di Desember 2024.
Data ini menunjukkan bahwa potensi untuk naik ke 100 besar sangat terbuka lebar. Kuncinya terletak pada bagaimana PSSI mampu memaksimalkan setiap kalender internasional di tahun 2026. Jika kesempatan ini tidak dimanfaatkan secara optimal, seperti yang terjadi pada November 2025, Ranking FIFA Indonesia niscaya akan kembali melorot.






