Bintang AS Roma, Paulo Dybala, dilaporkan tidak memiliki niat untuk meninggalkan klub ibu kota Italia tersebut. Bahkan, penyerang asal Argentina ini disebut bersedia untuk menegosiasikan ulang bayarannya demi bertahan di Stadion Olimpico.
Kontrak Dybala dengan I Giallorossi akan berakhir pada Juni 2026. Masa depannya sempat menjadi spekulasi, terutama setelah ia mulai jarang menjadi pilihan utama di bawah arahan Gian Piero Gasperini.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Setelah sempat mengalami cedera pada November lalu, Dybala menunjukkan dedikasi tinggi dengan berlatih keras untuk memulihkan kebugarannya. Respons positif pun ia tunjukkan di atas lapangan, menandakan performanya kembali membaik.
Pada laga terakhir melawan Genoa, Dybala tampil penuh selama 90 menit, menunjukkan bahwa ia telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Menurut Mureks, penampilan impresif ini menjadi sinyal kuat komitmennya kepada tim.
Surat kabar La Repubblica melaporkan bahwa pertemuan resmi pertama antara agen Dybala dan manajemen AS Roma dijadwalkan pada akhir bursa transfer Januari ini. Pihak Roma sendiri tidak berniat melepas Dybala, mengingat kesulitan yang akan mereka hadapi untuk menemukan pengganti dengan karakteristik serupa.
Namun, gaji Dybala menjadi kendala utama dalam negosiasi. Angka delapan juta euro per musim dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi keuangan Roma saat ini. Oleh karena itu, Roma berencana memangkas gaji Dybala hingga setengahnya.
Klub berharap dapat mencapai kesepakatan di kisaran tiga juta euro per musim. Keinginan Dybala untuk bertahan di Roma, bahkan dengan potensi pemotongan gaji, menunjukkan loyalitasnya terhadap klub.






