Olahraga

Mikel Arteta Kembali Dituding Intimidasi Lawan dari Pinggir Lapangan, Picu Kontroversi di Liga Inggris

Kemenangan telak Arsenal 4-1 atas Aston Villa di Emirates Stadium pada Kamis, 01 Januari 2026, menyisakan polemik di luar urusan teknis pertandingan. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kini menjadi pusat perhatian setelah dituding kembali menggunakan “taktik gelap” dengan mengintimidasi pemain lawan dari pinggir lapangan.

Insiden terbaru terjadi saat bintang Aston Villa, Jadon Sancho, tengah menggiring bola di dekat garis tepi. Arteta tertangkap kamera sengaja keluar dari zona teknisnya, seolah membayangi pergerakan Sancho. Aksi ini, menurut pantauan Mureks, dianggap memengaruhi fokus sang pemain hingga akhirnya kehilangan penguasaan bola.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tuduhan Intimidasi dan Rekam Jejak Kontroversial

Tindakan Arteta tersebut segera memicu kemarahan publik, terutama para pendukung tim lawan, yang menilai aksi tersebut melanggar batas sportivitas dan etika pertandingan. Perilaku “provokatif” di pinggir lapangan ini sebenarnya bukan hal baru bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Mureks mencatat bahwa Arteta tercatat berulang kali terlibat dalam insiden serupa di masa lalu. Ia pernah berselisih fisik dengan Kevin De Bruyne dan Pedro Porro. Selain itu, ia juga dituding menghalangi ruang gerak pemain lawan dalam laga-laga penting melawan Crystal Palace dan Tottenham Hotspur.

Sejumlah pihak kini mendesak otoritas wasit, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL), dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk mengambil tindakan tegas terhadap kebiasaan Arteta ini. Mereka berharap ada sanksi yang jelas untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Respons Arteta: Fokus pada Efisiensi Tim

Meski menghadapi gelombang kritik, Arteta tampak bergeming. Usai pertandingan, ia lebih memilih untuk memuji performa dan efisiensi anak asuhnya di depan gawang lawan. Ia tidak secara langsung menanggapi tuduhan mengenai taktiknya di pinggir lapangan.

“Untuk terus menang, Anda harus menang dalam berbagai konteks. Hari ini kami sangat efisien dan kejam di depan gawang,” ujar Arteta, seperti dikutip dari Daily Mail.

Mureks