Hiburan

Menjelajahi Sisi Kelam Ibu Kota: Jakarta Utara Jadi Jantung Konflik Vidio Original Series Algojo

Vidio Original Series Algojo menghadirkan Jakarta Utara bukan sekadar sebagai latar belakang, melainkan sebagai karakter hidup yang krusial dalam membangun narasi. Serial bergenre aksi dan drama ini menyoroti kerasnya perjuangan hidup serta konflik moral yang kompleks, dengan Jakarta Utara menjadi cerminan nyata dari tekanan sosial tersebut.

Sutradara Rahabi Mandra menegaskan, pemilihan Jakarta Utara didasari oleh relevansinya dengan cerita yang ingin disampaikan. “Di sini, orang bukan hanya hidup tetapi mereka bertahan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima tim showbiz pada Kamis, 8 Januari 2026.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Riset Mendalam Bentuk Realitas Cerita

Untuk menciptakan dunia Algojo yang autentik, tim kreatif melakukan riset langsung ke lapangan. Proses penulisan skenario tidak hanya mengandalkan imajinasi, melainkan melibatkan observasi mendalam di lokasi-lokasi yang dikenal memiliki tingkat kejahatan tinggi di Jakarta.

Rahabi Mandra menjelaskan bahwa ide cerita sudah ada sejak awal, namun pendalaman karakter dan detail dilakukan melalui pengalaman langsung. “Penulisnya juga mengalami. Mereka yang melakukan riset langsung ke lapangan,” ungkap Rahabi Mandra saat acara screening dan konferensi pers Vidio Original Series Algojo di Gandaria City XXI, Kamis, 8 Januari 2026.

Catatan Mureks menunjukkan, detail keseharian, dialek, hingga gestur masyarakat setempat kemudian dirangkum dan diintegrasikan ke dalam skenario. Hal ini bertujuan agar setiap karakter terasa hidup dan mampu berinteraksi secara natural dengan lingkungan yang digambarkan.

Tanjung Priok dan Sunter: Lokasi Penuh Friksi

Pemilihan area spesifik seperti Tanjung Priok dan Sunter juga bukan tanpa alasan. Lokasi-lokasi ini dipilih karena dinilai memiliki elemen konflik sosial yang kuat dan sangat sesuai dengan dunia yang ingin dibangun dalam Algojo.

“Kita memutuskan Priok atau Sunter karena memang di situ tekanannya ada dan friksi itu makin terasa,” jelas Rahabi, menggarisbawahi bagaimana latar tersebut memperkuat gesekan antar karakter dan dinamika cerita.

Mengangkat Tema Moral Abu-Abu

Melalui gambaran Jakarta Utara, Algojo mengangkat tema besar tentang moral abu-abu. Serial ini menghindari pembagian karakter menjadi hitam dan putih secara definitif, melainkan mengeksplorasi kompleksitas pilihan hidup di tengah situasi sulit.

“Kemanusiaan itu tidak pernah hitam dan putih, tetapi tentang memilih di saat abu-abu,” tutur Rahabi Mandra. Kerasnya kehidupan di Jakarta Utara, seperti yang digambarkan dalam serial ini, seringkali memaksa seseorang untuk membuat pilihan sulit yang mungkin bertentangan dengan hati nurani mereka.

Vidio Original Series Algojo dijadwalkan tayang eksklusif mulai 16 Januari 2026, menjanjikan tontonan yang memadukan aksi intens, drama mendalam, dan refleksi tentang kemanusiaan di tengah kerasnya kota.

Mureks