Kekhawatiran akan masa pakai dan biaya penggantian baterai kerap membayangi calon pemilik mobil listrik maupun hybrid. Namun, bagi konsumen New Veloz Hybrid, Toyota memberikan jaminan yang cukup melegakan. Mobil hybrid terbaru dari Toyota ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 0,7 kWh hingga 0,74 kWh yang ditempatkan di bawah bangku penumpang.
Toyota menegaskan komitmennya dengan memberikan garansi baterai yang panjang, mencapai delapan tahun. Riski Permana, Marketing Planning & Customer Relation Dept Head Nasmoco Group, menjelaskan bahwa garansi ini mencakup penggantian baterai secara gratis jika terjadi kerusakan selama periode tersebut.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Jaminan Garansi dan Laporan Kesehatan Baterai
“Delapan tahun waktu yang cukup panjang, selama waktu tersebut, bila memang baterai mengalami kerusakan akan diganti secara gratis,” ucap Riski kepada KOMPAS.com pada Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, Riski menambahkan bahwa setiap konsumen yang melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Nasmoco akan menerima laporan kesehatan baterai. Dokumen ini dicetak menggunakan alat ukur khusus, memberikan gambaran jelas mengenai kondisi baterai kendaraan.
“Setiap perawatan akan ketahuan tuh kesehatan baterai masih berapa persen, dan ada pernyataan apakah kondisinya masih layak pakai atau perlu diganti, bila garansi belum habis tapi hasilnya menunjukkan harus diganti, maka akan diganti gratis,” jelas Riski.
Menariknya, garansi baterai yang diberikan oleh Toyota ini bersifat mengikat pada unit kendaraan, bukan pada pemilik pertama. Artinya, garansi tetap berlaku hingga tangan kedua, sehingga konsumen tidak perlu khawatir garansi akan hangus jika New Veloz Hybrid dijual.
Prediksi Harga dan Kemungkinan Perbaikan Parsial
Meskipun ada jaminan garansi, pertanyaan mengenai biaya penggantian baterai di luar masa garansi tetap menjadi perhatian. Berdasarkan informasi yang diterima, saat ini harga baterai New Veloz Hybrid berkisar Rp 40 juta jika harus diganti dengan yang baru. Namun, catatan Mureks menunjukkan bahwa harga tersebut sangat mungkin berubah seiring berjalannya waktu.
Edi Pramono, Branch Manager Nasmoco Solo Baru, optimistis bahwa harga baterai mobil listrik atau hybrid akan semakin terjangkau di masa depan. “Delapan tahun ke depan harga baterai sudah pasti lebih murah, karena ketersediaannya makin banyak, hadirnya garansi delapan tahun akan memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen,” ujar Edi kepada KOMPAS.com pada Jumat (9/1/2026).
Selain itu, Edi juga mengungkapkan kemungkinan perbaikan baterai secara parsial, yang dapat menekan biaya penggantian secara keseluruhan. “Misal kesehatan baterai sudah menurun, diperiksa, bila memungkinkan diganti satu sel maka tak perlu diganti satu set utuh,” tambahnya.
Hingga saat ini, Nasmoco mengklaim belum ada temuan masalah baterai pada model hybrid Toyota yang lebih dulu meluncur, seperti Yaris Cross hybrid dan Innova Zenix hybrid. Hal ini memberikan indikasi positif mengenai durabilitas baterai pada New Veloz Hybrid.
Dengan demikian, biaya perbaikan atau penggantian baterai pada New Veloz Hybrid untuk saat ini masih gratis selama masa garansi berlaku, didukung oleh kisaran harga baterai sekitar Rp 40 jutaan jika harus diganti di luar garansi.





