Tren

Menguji Batas Diri di Appalachian Trail: Nick Harris-Fry Taklukkan Tantangan Virtual Terberat Garmin

Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, jurnalis kesehatan dan kebugaran, Nick Harris-Fry, mengambil keputusan besar untuk memulai sebuah tantangan virtual yang disebutnya sebagai yang terberat dari Garmin. Ia bertekad untuk menempuh seluruh panjang jalur pendakian legendaris Appalachian Trail secara virtual.

Tantangan ini, yang merupakan ekspedisi jarak terjauh dalam aplikasi Garmin, mengharuskan Harris-Fry berjalan sejauh 2.175 mil atau sekitar 3.500 kilometer. Untuk menyelesaikannya dalam satu tahun, ia harus mencapai sekitar 4,9 juta langkah, atau rata-rata 13.500 langkah setiap hari.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Motivasi dari Gamifikasi Aktivitas

Harris-Fry mengungkapkan bahwa ia sangat tertarik pada metode gamifikasi untuk memotivasi diri agar lebih banyak bergerak. “Saya sangat menyukai tantangan jarak jauh di mana semua langkah harian Anda dihitung untuk menyelesaikan perjalanan panjang secara virtual, melalui aplikasi atau salah satu jam tangan olahraga terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya, ia pernah menyelesaikan tantangan LEJOG (Land’s End ke John O’Groats, sepanjang Inggris) dan bahkan mencapai separuh perjalanan menuju Mordor menggunakan aplikasi Garmin Connect IQ. Namun, kemajuan tersebut hilang saat ia mengganti jam tangan.

Meskipun masih memiliki ambisi untuk kembali ke Middle Earth, fokus utamanya kini adalah Appalachian Trail. “Untungnya, editor-in-chief kami di Inggris berhasil menyelesaikan perjalanan ini tahun lalu, jadi Cincin Tunggal memang hancur dan Shire aman,” tambahnya, merujuk pada tantangan Mordor yang telah diselesaikan rekannya.

Appalachian Trail: Tantangan Terpanjang Garmin

Dalam aplikasi Garmin, pengguna dapat menemukan berbagai lencana yang bisa diperoleh untuk beragam pencapaian fisik. Bagian “ekspedisi” menawarkan serangkaian pendakian dan panjat tebing epik, dengan Appalachian Trail sebagai yang terpanjang.

Jalur ini membentang dari Springer Mountain di Georgia hingga Mount Katahdin di Maine. Garmin memperkirakan tantangan ini membutuhkan sekitar 4,9 juta langkah untuk diselesaikan, atau sekitar 13.500 langkah per hari jika ingin rampung dalam setahun.

Terinspirasi dari “A Walk In The Woods”

Inspirasi Harris-Fry untuk menaklukkan Appalachian Trail datang dari buku “A Walk In The Woods” karya Bill Bryson, yang pertama kali dibacanya saat remaja dan telah dibaca ulang beberapa kali. Buku tersebut menceritakan upaya Bryson untuk menyelesaikan rute tersebut.

Sebagai seseorang yang tinggal di pedesaan Inggris, Harris-Fry merasa Appalachian Trail terdengar “sangat panjang dan menarik,” mengingat minimnya beruang atau gunung di East Sussex, Inggris. Bryson sendiri hanya berhasil menempuh sekitar 800 mil dari jalur tersebut sebelum menyerah.

Oleh karena itu, tujuan pertama Harris-Fry adalah melampaui angka 800 mil yang dicapai Bryson. Sebagai pelari ulung, ia berharap dapat mempertahankan rutinitas latihannya, terutama saat persiapan maraton dimulai, untuk mencapai jarak yang dibutuhkan.

Harris-Fry telah memberikan dirinya “head start” pada minggu terakhir bulan Desember, meskipun ia mengakui tidak banyak aktivitas yang tercatat selama periode Natal. Jika berhasil menyelesaikan seluruh jalur dari Springer Mountain hingga Mount Katahdin, ia akan mendapatkan lencana Appalachian Trail.

Lencana ini diyakini sebagai salah satu lencana Garmin tersulit untuk didapatkan, hanya kalah dari lencana “Mythical Sleep” yang diberikan saat pengguna mencatat skor tidur 100. “Dengan dua anak kecil di rumah, itu adalah salah satu yang tidak mungkin saya capai pada tahun 2026,” candanya.

Mureks