Tren

Menguak Alasan Kenjaku Membajak Tubuh Kaori, Ibu Yuji Itadori dalam Jujutsu Kaisen

Para penggemar serial Jujutsu Kaisen, baik pembaca manga maupun penonton anime, tentu tidak asing dengan sosok Kaori, ibu kandung Yuji Itadori. Kehadirannya yang misterius, terutama dengan bekas jahitan di kepala, mengindikasikan bahwa perempuan itu telah dikendalikan oleh entitas kutukan Kenjaku sejak awal. Pertanyaan besar pun muncul: mengapa Kaori menjadi target spesifik dari otak kutukan yang licik ini?

Catatan Mureks menunjukkan, ada beberapa motif utama di balik tindakan Kenjaku membajak tubuh Kaori, yang semuanya terhubung dengan agenda besarnya dalam dunia sihir.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

1. Mengincar Teknik Kutukan Spesifik: Anti-Gravitasi Kaori

Kenjaku dikenal memiliki kemampuan unik untuk berpindah dari satu tubuh ke tubuh lain. Namun, pilihannya tidak sembarangan. Ia selalu mengincar penyihir yang memiliki teknik kutukan spesifik yang dianggap krusial untuk agenda jangka panjangnya atau sebagai antisipasi dalam situasi darurat. Contoh paling jelas adalah ketika ia mengincar teknik Idle Transfiguration milik Mahito, yang diperlukan untuk memengaruhi barrier dan memulai Culling Game.

Dalam kasus Kaori, Kenjaku tampaknya melihat potensi besar dalam teknik anti-gravitasi yang dimilikinya. Otak kutukan itu kemungkinan besar telah memprediksi kemunculan petarung yang mampu mengendalikan gravitasi di masa depan, seperti Yuki Tsukumo. Dengan merebut kekuatan Kaori, Kenjaku mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman semacam itu, menjadikan teknik anti-gravitasi sebagai aset penting dalam gudang senjatanya.

2. Menciptakan Wadah Ideal untuk Sukuna Melalui Jin Itadori

Salah satu agenda teraneh Kenjaku adalah obsesinya untuk menciptakan wadah yang sempurna untuk menampung kekuatan Raja Kutukan Sukuna. Ia mengetahui sejarah kelam Sukuna yang terlahir sendirian setelah memakan kembarannya sendiri saat masih dalam kandungan. Jiwa kembaran Sukuna ini kemudian bereinkarnasi di era modern sebagai Jin Itadori.

Mengetahui keberadaan Jin Itadori, Kenjaku membajak tubuh Kaori. Setelah menguasai Kaori, ia kemudian menjalin hubungan dengan Jin Itadori hingga Kaori mengandung dan melahirkan Yuji. Ini menjelaskan mengapa Choso, yang memiliki hubungan darah dengan Kenjaku, merasakan ikatan yang sama dengan Yuji. Mereka semua terhubung melalui manipulasi Kenjaku.

3. Menentukan Takdir Yuji sebagai Wadah Sukuna Sejak Lahir

Takdir Yuji sebagai wadah Sukuna ternyata sudah terkunci sejak ia baru dilahirkan. Momen krusial ketika Yuji menelan jari Sukuna di awal cerita Jujutsu Kaisen bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari rencana jangka panjang Kenjaku yang telah dimulai sejak Yuji masih bayi. Kenjaku sengaja menggunakan tubuh Kaori sebagai perantara untuk menyegel jari kutukan Sukuna ke Yuji sejak dini.

Strategi ini memungkinkan Kenjaku untuk menghindari kecurigaan, karena seorang ibu secara alami akan selalu dekat dengan bayinya. Desain ini pula yang menjelaskan mengapa Yuji dapat bertahan dan tidak langsung tewas setelah menelan jari Sukuna. Ini bukan semata-mata bakat atau keberuntungan, melainkan sebuah persiapan matang yang dirancang Kenjaku agar Yuji mampu menelan semua jari Sukuna tanpa masalah berarti di kemudian hari.

Melalui serangkaian manipulasi ini, Kenjaku berhasil mengintegrasikan Kaori ke dalam rencana besarnya, memastikan bahwa Yuji Itadori akan menjadi pion kunci dalam ambisinya untuk mengubah dunia sihir.

Mureks