Sassuolo, tim promosi yang akan berlaga di Serie A Italia musim 2025/2026, tengah mempersiapkan skuad terbaiknya untuk menghadapi tantangan di kasta tertinggi. Demi bertahan di liga elite, I Neroverdi mengandalkan sejumlah pemain dengan nilai pasar yang signifikan. Per 10 Januari 2026, beberapa nama menonjol dengan valuasi tinggi, termasuk bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Kehadiran Sassuolo di Serie A musim depan menjadi sorotan, terutama setelah berhasil menjuarai Serie B 2024/2025. Untuk mengarungi kompetisi yang lebih ketat, pelatih Fabio Grosso diprediksi akan memaksimalkan potensi para pemain kunci yang memiliki nilai pasar tinggi. Catatan Mureks menunjukkan, tujuh pemain berikut menjadi yang termahal di skuad Sassuolo saat ini, mencerminkan investasi dan harapan klub.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
1. Andrea Pinamonti (Rp293 Miliar)
Penyerang berusia 26 tahun ini menjadi andalan di posisi ujung tombak Sassuolo. Pinamonti pertama kali bergabung dengan status pinjaman dari Inter Milan pada musim panas 2022, sebelum dipermanenkan pada musim panas 2023. Setelah sempat dipinjamkan ke Genoa saat Sassuolo di Serie B 2024/2025, ia kembali menjadi tumpuan. Hingga kini, Pinamonti telah mengoleksi 21 gol dan 6 assist dari 90 penampilan. Nilai pasarnya saat ini mencapai 15 juta euro atau setara Rp293 miliar.
2. Armand Lauriente (Rp274 Miliar)
Pemain sayap kiri asal Prancis, Armand Lauriente, telah memperkuat Sassuolo sejak musim panas 2022. Ia didatangkan dari FC Lorient dengan mahar 10,1 juta euro atau sekitar Rp197 miliar. Pemain berusia 27 tahun ini memiliki nilai pasar 14 juta euro atau Rp274 miliar. Selama membela I Neroverdi dalam 121 pertandingan, Lauriente telah mencatatkan kontribusi impresif dengan 34 gol dan 21 assist.
3. Tarik Muharemovic (Rp274 Miliar)
Tarik Muharemovic, bek berusia 22 tahun, awalnya dipinjam Sassuolo dari Juventus pada musim panas 2024. Penampilannya yang konsisten di lini pertahanan turut membawa Sassuolo menjuarai Serie B 2024/2025. Klub kemudian mempermanenkannya pada musim panas 2025 dengan biaya transfer 3 juta euro atau Rp58 miliar. Dengan 4 gol dan 4 assist dari 46 penampilan, nilai pasar Muharemovic kini mencapai 14 juta euro atau Rp274 miliar.
4. Ismael Kone (Rp274 Miliar)
Gelandang tengah berusia 23 tahun ini tengah menjalani musim perdananya di Serie A bersama Sassuolo. Ismael Kone dipinjam dari Olympique Marseille hingga Juni 2026 dan langsung menjadi pilar di lini tengah di bawah arahan Fabio Grosso. Kone telah mencatatkan 17 penampilan dengan torehan 3 gol. Nilai pasarnya saat ini berada di angka 14 juta euro atau Rp274 miliar.
5. Jay Idzes (Rp195 Miliar)
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025 setelah Venezia terdegradasi ke Serie B. Idzes didatangkan untuk memperkuat lini belakang dan menyepakati kontrak berdurasi empat musim hingga Juni 2029. Pemain berusia 25 tahun ini hampir selalu dipercaya tampil penuh dan menjadi rekan duet Tarik Muharemovic. Dalam 17 pertandingan Serie A, Idzes menunjukkan performa solid. Nilai pasarnya saat ini menyentuh 10 juta euro atau Rp195 miliar.
6. Kristian Thorstvedt (Rp195 Miliar)
Gelandang asal Norwegia, Kristian Thorstvedt, telah menjadi bagian dari Sassuolo sejak musim panas 2022. Klub ini menjadi satu-satunya tim Italia yang pernah diperkuatnya. Pemain berusia 26 tahun ini telah tampil dalam 108 laga, menyumbangkan 17 gol dan 7 assist. Nilai pasar Thorstvedt saat ini berkisar 10 juta euro atau Rp195 miliar.
7. Cristian Volpato (Rp195 Miliar)
Cristian Volpato, jebolan akademi AS Roma, memutuskan bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2023 setelah kesulitan mendapat kesempatan bermain di tim utama I Giallorossi. Meskipun tidak selalu tampil sebagai starter, pemain berusia 20 tahun ini sering dimasukkan pada babak kedua untuk memberikan penyegaran. Dari 60 penampilan, Volpato telah mengemas 6 gol dan 11 assist. Nilai pasarnya juga mencapai 10 juta euro atau Rp195 miliar.
Para pemain dengan nilai pasar tertinggi ini, yang sebagian besar menjadi andalan Fabio Grosso, diharapkan mampu menjadi tulang punggung Sassuolo. Menurut pantauan Mureks, kontribusi mereka sangat vital untuk memastikan I Neroverdi dapat bertahan dan bersaing di Serie A musim 2025/2026.






