Las Vegas, Amerika Serikat – Pameran teknologi konsumen terbesar dunia, CES 2026, kembali menjadi panggung bagi para raksasa teknologi untuk memamerkan produk-produk laptop teranyar mereka. Dari Lenovo, Dell, Asus, hingga Acer, berbagai inovasi menarik telah diperkenalkan, memicu antusiasme para pakar teknologi akan masa depan komputasi.
Matt Hanson, seorang pakar laptop yang hadir langsung di CES 2026, mengungkapkan kegembiraannya terhadap deretan produk yang dipamerkan. Mureks mencatat bahwa tren utama laptop di tahun 2026 akan didominasi oleh desain yang ramping dan ringan, serta daya tahan baterai yang lebih lama. Fokus pada teknologi kecerdasan buatan (AI) juga terus berlanjut, dengan harapan akan ada alasan kuat untuk mengadopsi laptop berbasis AI tahun ini.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Selain produk yang siap dipasarkan, beberapa konsep menarik juga diperlihatkan, terutama dari Lenovo. Konsep-konsep ini, meskipun belum tentu akan segera tersedia di pasaran, menunjukkan batas-batas inovasi perangkat keras dan desain yang dapat mendorong evolusi bentuk laptop di masa mendatang. Aspek-aspek dari desain konsep ini berpotensi muncul dalam produk-produk yang akan datang.
Dell XPS 14: Kebangkitan Nama Ikonik dengan Performa Intel Core Ultra
Dell mengejutkan banyak pihak di CES 2026 dengan mengumumkan kebangkitan kembali merek XPS yang ikonik. Keputusan Dell tahun lalu untuk mengubah nama lini laptopnya dan meninggalkan nama XPS sempat membingungkan, mengingat XPS 13 telah menjadi salah satu laptop premium yang paling dikenal di pasaran.
Kini, Dell memperkenalkan Dell XPS 14 dan XPS 16, yang keduanya ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 300 series terbaru yang mengesankan. John Loeffler, yang berkesempatan mencoba langsung kedua laptop ini di CES, menyatakan, “dua dari laptop paling menarik yang saya sentuh di awal tahun ini,” sambil menyoroti desain ulang modern yang terasa segar. Dari kedua model tersebut, XPS 14 yang lebih kecil dan sedikit lebih terjangkau diprediksi menjadi bintang utama. Tim redaksi Mureks tidak sabar untuk menguji sepenuhnya performa laptop ini, terutama mengingat klaim tinggi Intel mengenai chip barunya.
Lenovo Legion Pro Rollable: Layar Gaming yang Dapat Membesar Secara Ajaib
Lenovo selalu dikenal dengan ide-ide “aneh dan menakjubkan” di CES, dan tahun ini tidak berbeda. Lenovo Legion Pro Rollable adalah sebuah konsep yang menarik perhatian. Awalnya terlihat seperti laptop gaming 16 inci biasa, namun laptop ini dilengkapi dengan layar PureSight OLED 16 inci yang dapat digulirkan. Dengan menekan pintasan keyboard, layar dapat membesar hingga 21,5 inci.
Yang lebih mengesankan, menekan pintasan keyboard lagi akan memperluas layar lebih jauh hingga 23,8 inci ultra-lebar, menawarkan pengalaman bermain game yang imersif tanpa perlu monitor eksternal atau membuat laptop terlalu besar. Marcus Mears III, editor komputasi, yang melihat langsung Lenovo Legion Pro Rollable beraksi di CES 2026, menyatakan: “Pada ukuran layar minimum 16 inci, ini adalah laptop Legion yang ramping dengan tingkat polesan tinggi khas Lenovo. Saat ekspansi penuh, ini terlihat seperti komputer yang akan Anda lihat di pesawat luar angkasa film Sci-Fi, dengan proporsi yang menarik dan bezel ultra-tipis.” Proses ekspansi layar ini tampak mulus, tanpa kedipan atau reset. Meskipun masih berupa konsep dan kemungkinan harganya akan sangat tinggi jika dipasarkan, inovasi seperti ini menunjukkan keberanian Lenovo dalam mendorong batas-batas teknologi.
Samsung Galaxy Book6 Ultra: Ekosistem Terintegrasi untuk Pengguna Windows dan Android
Lini laptop Samsung Galaxy Book6 terbaru, yang ditenagai oleh prosesor Intel Ultra Series 3, kembali menarik perhatian. Laptop tipis dan ringan ini tidak hanya menawarkan kualitas dan desain premium khas Samsung, tetapi juga integrasi yang mulus dengan produk Samsung lainnya, seperti ponsel, tablet, dan earbud.
Samsung secara bertahap membangun ekosistem yang mendekati Apple, memungkinkan pengguna Galaxy Book untuk menikmati fitur serupa seperti menggunakan iPad sebagai layar tambahan atau melihat dan membalas pesan serta panggilan telepon dari iPhone. Bagi pengguna Windows 11 dan Android yang menginginkan pengalaman terintegrasi ini, Samsung telah berhasil menawarkan solusi yang kompetitif. Galaxy Book6 Ultra sebagai model unggulan diharapkan dapat bersaing ketat dengan produk Apple.
Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition: Kekuatan dan Portabilitas dalam Bobot Kurang dari 1 Kg
Laptop bisnis ultra-tipis Lenovo, ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition, menjadi sorotan di CES 2026. Laptop ini tidak hanya sangat bertenaga untuk para profesional, ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X7 Series 3 dengan NPU hingga 50TOPS dan grafis 12Xe opsional, tetapi juga menawarkan pilihan layar 14 inci WUXGA IPS atau 2.8K OLED, Wi-Fi 7, dan memori LPDDR5x hingga 64GB.
Yang paling mengesankan, laptop ini memiliki bobot kurang dari 1 kg (tepatnya 996g), menjadikannya sangat ringan mengingat performa yang ditawarkan. Lenovo juga menonjolkan kredensial ramah lingkungannya melalui penggunaan komponen daur ulang yang ekstensif pada penutup, keyboard, rangka baterai, dan kemasan. Bagi pengguna bisnis yang mencari laptop workstation bertenaga dan mudah dibawa bepergian, ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition patut diperhitungkan.
Asus Zenbook DUO (2026): Evolusi Layar Ganda yang Semakin Fungsional
Asus patut diacungi jempol atas evolusi laptop layar gandanya. Awalnya dianggap sebagai “gimmick” oleh banyak pihak, termasuk pakar, Asus telah menyempurnakan desainnya selama bertahun-tahun. Layar kedua kini menjadi layar sentuh penuh yang seukuran layar utama, bukan lagi persegi panjang canggung di atas keyboard.
Model Zenbook DUO terbaru sering masuk dalam daftar laptop terbaik. Layar kedua yang lebih besar kini benar-benar berguna, dan berkat keyboard magnetik yang cerdas, ia dapat diletakkan di atas layar kedua, mengubah perangkat menjadi laptop standar. Model baru ini hadir dengan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 terbaru, menjanjikan performa luar biasa, serta tata letak baterai ganda 99Wh yang berarti daya tahan baterai tidak dikorbankan untuk layar kedua. Celah antara kedua layar telah diperkecil 70%, audio enam speaker telah ditingkatkan, dan ukuran keseluruhan Zenbook DUO baru 5% lebih kecil. Inovasi dan keunikan laptop ini sangat dinantikan untuk diuji.






