Disney, raksasa hiburan yang dikenal luas dengan karya animasi ikoniknya, kini semakin mengukuhkan posisinya di industri perfilman melalui deretan adaptasi live-action yang memukau. Bukan sekadar tayangan visual, film-film ini berhasil merangkai kisah persahabatan, keluarga, dan romansa yang tak jarang menguras emosi penonton. Dirangkum pada Selasa, 30 Desember 2025, berikut adalah 26 rekomendasi film Disney terbaik non-animasi yang siap membawa Anda bernostalgia sekaligus merasakan kembali gejolak hati.
Maleficent (2014)
Film fantasi epik Maleficent, yang dirilis pada tahun 2014, menghadirkan perspektif baru dari kisah klasik Putri Tidur. Dibintangi oleh aktris peraih Oscar, Angelina Jolie, sebagai karakter utama, film ini juga menampilkan Elle Fanning, Harris Dickinson, dan Michelle Pfeiffer. Kisahnya berpusat pada Maleficent, seorang peri yang dikhianati oleh Stefan, pria yang pernah dicintainya. Kemurkaan Maleficent mendorongnya untuk mengutuk Aurora, putri Stefan.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Namun, seiring berjalannya waktu, Maleficent justru mengamati pertumbuhan Aurora dan perlahan menumbuhkan rasa sayang. Aurora, yang dibesarkan di hutan untuk menghindari kutukan, menganggap Maleficent sebagai ibu peri pelindungnya. Penyesalan Maleficent atas kutukannya mulai muncul saat Aurora beranjak dewasa. Kelanjutan kisah mereka dapat disaksikan dalam dua seri film, termasuk sekuelnya, Maleficent: Mistress of Evil.
The Chronicles of Narnia (2005)
Petualangan fantasi The Chronicles of Narnia, yang pertama kali tayang pada tahun 2005, menjadi salah satu film Disney terbaik yang tak boleh dilewatkan. Film ini mengisahkan empat bersaudara, Susan, Peter, Lucy, dan Edmund, yang secara tak sengaja memasuki dunia magis Narnia. Di sana, mereka menemukan rahasia dan keajaiban, namun juga harus berhadapan dengan penyihir jahat.
Seri pertamanya, The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch, and The Wardrobe, mengikuti upaya keempat bersaudara untuk melawan penyihir dan mencari Aslan, singa legendaris yang diyakini dapat mengendalikan kehidupan di Narnia. Terlebih lagi, Edmund menjadi tawanan sang penyihir. Film ini tidak hanya menyajikan aksi seru, tetapi juga pesan moral mendalam tentang persahabatan, kesetiaan, persaudaraan, dan cinta.
Aladdin (2019)
Adaptasi live-action dari kisah klasik Aladdin, yang dirilis pada tahun 2019, berhasil menghidupkan kembali karakter populer Disney ini. Film ini dibintangi oleh Will Smith sebagai Jin, Mena Massoud sebagai Aladdin, dan Naomi Scott sebagai Putri Jasmine. Kisahnya setia pada versi animasi tahun 1992, menceritakan Aladdin, seorang pemuda miskin yang dikenal sebagai “tikus jalanan,” dan monyet pintarnya, Abu.
Pertemuan tak terduga dengan Putri Jasmine menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Aladdin kemudian terlibat dalam rencana Jafar untuk mengambil lampu ajaib dari gua terlarang. Setelah dikhianati Jafar, Aladdin menjadi pemilik lampu dan berhak atas tiga permintaan dari Jin. Kisah cinta Aladdin dan Putri Jasmine yang penuh romansa dan hiburan, diiringi lagu-lagu populer, menjadikan film ini tontonan yang memikat.
Beauty and the Beast (2017)
Beauty and the Beast, yang tayang pada tahun 2017, merupakan rekomendasi film Disney terbaik dengan genre keluarga, fantasi, dan petualangan. Film ini adalah remake dari versi kartunnya yang dirilis pada tahun 1991. Dibintangi oleh Emma Watson, Dan Stevens, dan Luke Evans, film ini mengisahkan seorang pangeran yang dikutuk menjadi monster menyeramkan setelah menolak seorang pengemis tua.
Kutukan tersebut hanya dapat musnah jika sang Pangeran mendapatkan cinta tulus dari seorang perempuan. Takdir mempertemukannya dengan Belle, yang menjadi tawanan setelah ayahnya, Maurice, mencuri mawar di kastil sang Pangeran. Perlahan, persahabatan tumbuh di antara mereka, yang kemudian berkembang menjadi cinta. Film ini menyajikan kisah romantis yang mengharukan dan penuh pesan moral.
Mulan (2020)
Film Mulan, yang dirilis pada tahun 2020, menyajikan kisah seru dan menyentuh hati. Adaptasi live-action ini merupakan remake dari versi animasi yang pertama kali dirilis pada tahun 1998. Dibintangi oleh Liu Yifei, Donnie Yen, Gong Li, dan Jet Li, Mulan bergenre aksi, drama, dan petualangan.
Sinopsisnya bercerita tentang Hua Mulan, seorang perempuan yang menyamar sebagai prajurit perang untuk menggantikan ayahnya yang sakit dan tidak bisa bertempur. Di tengah penyamarannya, Mulan bertemu Honghui dan jatuh hati. Namun, penyamarannya perlahan mulai diketahui oleh tentara lain, yang mengancam hidupnya. Film ini menggambarkan perjuangan dan keberanian Mulan dalam mempertahankan kehormatan keluarga dan negaranya.
The Lion King (2019)
The Lion King, yang dirilis pada tahun 2019, adalah rekomendasi film Disney terbaik yang merupakan remake dari versi animasi kartun 2D di era 90-an. Film ini hadir dalam format animasi 3 dimensi yang membuatnya tampak nyata. Sejumlah bintang ternama mengisi suara karakter-karakter ikonik, di antaranya Donald Glover, Beyonce, dan Seth Rogen.
Kisah The Lion King berpusat pada Simba, anak raja hutan, setelah kematian ayahnya yang dibunuh oleh pamannya, Scar. Simba yang masih polos dikelabui oleh pamannya hingga terusir dari tanah kelahirannya. Sampai akhirnya, Simba menyadari penipuan pamannya dan berusaha merebut kembali takhta raja hutan. Film ini menyajikan drama keluarga, pengkhianatan, dan perjuangan untuk keadilan.
Cinderella (2015)
Cinderella, yang dirilis pada tahun 2015, termasuk rekomendasi film Disney terbaik dengan genre drama, keluarga, dan petualangan. Film ini merupakan remake dari versi animasinya dengan judul yang sama. Kisahnya berpusat pada Ella, atau Cinderella, yang hidup bersama ibu dan saudara tirinya.
Awalnya, ibu tiri dan saudara tirinya bersikap manis saat ayahnya masih hidup, namun semua berubah setelah sang ayah meninggal. Ella dipaksa mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Suatu ketika, Ella bertemu dengan pangeran tampan dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Pangeran, yang belum mengetahui identitas Ella, mengundang semua gadis ke pesta dansa. Saat bersiap datang, gaun Ella dirusak oleh ibu tirinya. Namun, dengan bantuan sepatu kaca ajaib, Ella berubah menjadi putri cantik. Film ini penuh dengan keajaiban dan kisah cinta yang abadi.
The Nutcracker and the Four Realms (2018)
The Nutcracker and the Four Realms, yang tayang pada tahun 2018, adalah rekomendasi film Disney terbaik bergenre petualangan, keluarga, dan fantasi. Dibintangi oleh Mackenzie Foy, Keira Knightley, dan Morgan Freeman, film ini menawarkan kisah menarik yang memikat penonton.
Sinopsisnya berkisah tentang Clara yang merasa hidupnya hancur setelah kepergian ibunya. Suatu ketika, ia mendapatkan hadiah peninggalan sang ibu yang membawanya menjelajah ke dunia fantasi. Ternyata, dunia fantasi tersebut diciptakan oleh ibunya. Namun, Clara harus menghadapi situasi sulit ketika berhadapan dengan Mother Ginger yang berniat jahat. Film ini menyajikan visual memukau dan petualangan yang mendebarkan.
Christopher Robin (2018)
Christopher Robin, yang dirilis pada tahun 2018, menjadi rekomendasi film Disney terbaik yang penuh dengan cerita persahabatan. Film ini menghadirkan kembali karakter-karakter ikonik Disney seperti Winnie the Pooh. Dibintangi oleh Ewan McGregor, Hayley Atwell, dan Bronte Carmichael, film ini mengisahkan pertemuan Christopher Robin dewasa dengan Winnie the Pooh.
Pertemuan tersebut memiliki misi untuk mengembalikan kebahagiaan bagi Christopher Robin yang menghadapi berbagai persoalan hidup. Tidak hanya bertemu Pooh, ia juga bertemu teman-teman masa kecilnya seperti Tigger, Piglet, Kanga, dan Rabbit. Persahabatan mereka tumbuh kembali, membawa sedikit kebahagiaan bagi Christopher Robin yang dewasa.
Jungle Cruise (2021)
Rekomendasi film Disney terbaik bukan kartun lainnya adalah Jungle Cruise, yang dirilis pada tahun 2021. Film petualangan fantasi ini terinspirasi dari atraksi taman bermain Walt Disney dengan nama yang sama. Dibintangi oleh Dwayne Johnson dan Emily Blunt, film ini menyajikan aksi yang mendebarkan.
Ceritanya berpusat pada seorang kapten kapal kecil yang diminta mengantarkan seorang ilmuwan dan saudara laki-lakinya menyusuri hutan Amazon. Mereka berusaha mencari Tree of Life, sebuah pohon legendaris yang konon bisa menyembuhkan segala penyakit. Petualangan mereka dipenuhi bahaya dan misteri.
Togo (2019)
Film Togo, yang dirilis pada tahun 2019, menceritakan kisah nyata yang mengharukan tentang seorang Seppa dan anjing kereta luncurnya. Dibintangi oleh Willem Dafoe, Julianne Nicholson, dan Christopher Heyerdahl, film ini berlatar di Nome, Alaska, pada tahun 1925.
Kisah ini menggambarkan perjuangan seekor anjing bernama Togo bersama sang majikan yang melawan badai salju ekstrem demi membawa serum untuk menyembuhkan epidemi difteri. Togo dikenal hingga saat ini sebagai sosok pahlawan. Film ini menjadi salah satu rekomendasi film Disney terbaik yang bukan kartun dan wajib ditonton karena pesan keberanian dan kesetiaannya.
Hamilton (2020)
Rekomendasi film Disney terbaik selanjutnya adalah Hamilton, yang dirilis pada tahun 2020. Bagi penggemar pertunjukan Broadway, film drama musikal ini sudah sangat familiar. Hamilton mendapat respons luar biasa karena ceritanya yang inspiratif.
Film ini dibagi menjadi dua babak. Babak pertama mengisahkan Alexander Hamilton, seorang imigran yatim piatu dari Karibia, yang tiba di New York pada tahun 1776 untuk mengadu nasib. Babak kedua menyajikan kehidupan Hamilton saat menjadi Menteri Keuangan pertama di Amerika Serikat. Perpaduan antara politik, romansa, dan aksi membuat film ini digandrungi lintas generasi.
Safety (2020)
Diangkat dari kisah nyata seorang pemain football bernama Ray McElrathbey, film Safety, yang dirilis pada tahun 2020, berhasil menyedot perhatian publik karena jalan ceritanya yang inspiratif dan mengharukan. Dibintangi oleh Jay Reeves, Javien Jackson, dan Thaddeus J. Mixson, film ini menggambarkan perjuangan seorang atlet muda.
Dalam film ini, Ray menjalani kehidupan kampus yang baik, tidak hanya diterima melalui jalur beasiswa, tetapi juga sukses mempertahankan tim footballnya dalam posisi sebagai “safety” atau pertahanan. Namun, ia harus menghadapi permasalahan keluarga yang sulit dan menyedihkan, mulai dari ibunya yang menjalani rehabilitasi obat-obatan hingga adiknya yang nyaris dibawa ke dinas sosial. Film ini memberikan pelajaran hidup tentang perjuangan dan semangat pantang menyerah.
Cruella (2021)
Film Cruella, yang dirilis pada tahun 2021, menjadi rekomendasi film Disney terbaik yang bukan kartun. Dibintangi oleh Emma Stone, Emma Thompson, dan Joel Fry, film ini berlatar di London tahun 1970-an, dan mengeksplorasi masa lalu Cruella de Vil.
Kisah ini mengikuti Estella, seorang gadis miskin yang bercita-cita menjadi desainer terkenal. Hidupnya penuh dengan kesialan, hingga ia mendapat pekerjaan dengan desainer ternama bernama Baroness Von Hellman. Namun, Estella menemukan rahasia besar yang disembunyikan sang Baroness, yang mendorongnya untuk membalas dendam dan menjadi Cruella.
The Little Mermaid (2023)
The Little Mermaid, yang dirilis pada tahun 2023, menjadi film Disney terbaik bukan kartun yang sayang untuk dilewatkan. Dibintangi oleh Halle Bailey sebagai Ariel, Jonah Hauer-King sebagai Pangeran Eric, dan Melissa McCarthy sebagai Ursula, film ini mengisahkan putri bungsu Raja Triton, Ariel.
Ariel melanggar larangan sang ayah untuk tidak menjelajahi dunia manusia. Suatu hari, ia melihat Pangeran Eric merayakan ulang tahunnya di kapal dan merasakan jatuh cinta. Untuk mewujudkan keinginannya menjadi manusia, Ariel akhirnya membuat kesepakatan dengan penyihir laut, Ursula.
Peter Pan & Wendy (2023)
Peter Pan & Wendy, yang dirilis pada tahun 2023, juga menjadi salah satu film Disney terbaik bukan kartun. Dibintangi oleh Alexander Molony sebagai Peter Pan, Ever Anderson sebagai Wendy, dan Jude Law, film ini mengisahkan Wendy yang enggan pergi ke sekolah asrama.
Selanjutnya, ia bertemu dengan anak laki-laki misterius bernama Peter Pan. Wendy pun diajak Peter Pan untuk bergabung dengannya di Neverland, suatu tempat di mana anak-anak menolak untuk tumbuh dewasa dan melarikan diri dari dunia orang tua. Film ini menyajikan petualangan fantasi yang memukau.
Pinocchio (2022)
Bicara soal film Disney terbaik bukan kartun, Pinocchio, yang dirilis pada tahun 2022, jelas tak boleh dilewatkan. Film ini dibintangi oleh Tom Hanks sebagai Geppetto, Joseph Gordon-Levitt sebagai Jiminy Cricket, dan Benjamin Evan Ainsworth sebagai Pinocchio. Kisahnya berpusat pada Geppetto, seorang pemahat kayu yang menciptakan boneka kayu bernama Pinocchio.
Pinocchio kemudian hidup dan diperlakukan Geppetto seperti anaknya sendiri. Film ini mengikuti petualangan Geppetto untuk menyelamatkan Pinocchio, yang sering diangkat dalam cerita klasik. Film ini penuh dengan pesan moral tentang kejujuran dan kasih sayang keluarga.
Lady and the Tramp (2019)
Film Disney terbaik bukan kartun selanjutnya berjudul Lady and the Tramp, yang dirilis pada tahun 2019. Film ini menarik karena mengangkat kisah karakter hewan yang menggabungkan CGI dengan live action. Dibintangi oleh Tessa Thompson, Justin Theroux, dan Sam Elliott sebagai pengisi suara, film ini berkisah tentang percintaan dua hewan dengan kasta berbeda.
Pertama, ada anjing Cocker Spaniel dari keluarga kaya, Lady, dan kemudian ada anjing kampung yang hidup di jalanan, Tramp. Kisah romantis dan unik ini jelas perlu untuk ditonton minimal satu kali, menyajikan dinamika sosial dalam perspektif hewan.
Mary Poppins Returns (2018)
Masih ada lagi film Disney terbaik bukan kartun yang berjudul Mary Poppins Returns, yang dirilis pada tahun 2018. Film ini berkisah tentang aksi live-action kedua serial kartun Mary Poppins, setelah film pertamanya dirilis pada tahun 1960-an. Aktris Emily Blunt didapuk menjadi pemeran tokoh ikonik ini.
Mary Poppins sendiri merupakan karakter Disney yang terkenal karena turun dari langit menggunakan payung ajaib. Film ini melanjutkan petualangan Mary Poppins dalam membawa keajaiban dan kebahagiaan bagi keluarga Banks yang kini telah dewasa dan menghadapi berbagai tantangan hidup.
Mufasa: The Lion King (2024)
Film Mufasa: The Lion King, yang dinantikan pada tahun 2024, merupakan prekuel dari The Lion King versi live-action. Kisahnya mengikuti perjalanan masa muda Mufasa, seekor singa yang awalnya hanyalah anak hilang hingga akhirnya menjadi pemimpin legendaris. Penonton akan melihat bagaimana perjuangan Mufasa dan hubungannya dengan saudaranya, Scar.
Sutradara Barry Jenkins menggandeng pengisi suara seperti Aaron Pierre dan Kelvin Harrison Jr. untuk menghidupkan kembali kisah legendaris ini. Film ini menjanjikan eksplorasi mendalam tentang asal-usul salah satu karakter paling dihormati di Pride Lands.
Kingdom of the Planet of the Apes (2024)
Film Kingdom of the Planet of the Apes, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2024, merupakan sekuel dari War for the Planet of the Apes. Kisahnya menampilkan kehidupan setelah masa pemerintahan Caesar. Fokus cerita bergeser kepada seekor kera muda yang mempertanyakan masa lalunya dan berjuang menentukan masa depan antara manusia dan kaumnya.
Film garapan Wes Ball ini melanjutkan seri sebelumnya dengan visual sinematik yang memukau dan jalan cerita yang menyentuh konflik moral, kekuasaan, serta identitas. Film ini akan membawa penonton ke dalam dunia pasca-apokaliptik yang penuh intrik.
Snow White (2025)
Adaptasi live-action dari kisah klasik Disney, Snow White, yang akan rilis pada tahun 2025, menampilkan Putri Salju yang berjuang merebut kembali kerajaannya dari sang ibu tiri jahat, Evil Queen. Cerita ini mengusung semangat keberanian dan persahabatan antara Snow White, tujuh kurcaci, serta para pemberontak.
Film ini dibintangi oleh Rachel Zegler sebagai Snow White dan Gal Gadot sebagai Evil Queen, yang sukses mencuri perhatian publik. Film ini menjanjikan interpretasi modern dari dongeng klasik yang dicintai banyak orang.
Lilo & Stitch (2025)
Versi live-action dari film animasi legendaris Lilo & Stitch, yang akan tayang pada tahun 2025, berkisah tentang persahabatan gadis kecil Hawaii bernama Lilo dengan alien bernama Stitch. Keduanya berjuang untuk membangun kembali keluarga yang retak setelah kehilangan.
Film ini diisi adegan yang hangat, memperlihatkan hubungan manusia dan makhluk asing dalam balutan kisah kasih sayang dan penerimaan. Film ini diharapkan dapat menghadirkan kembali kehangatan dan humor dari versi animasinya.
Tron: Ares (2025)
Film Tron: Ares, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2025, melanjutkan kisah warisan dunia digital Tron. Karakter utamanya, Ares, merupakan program canggih yang dikirim dari dunia maya ke dunia nyata untuk menjalankan misi berbahaya. Ares berusaha menemukan kode khusus yang membuatnya bisa hidup secara sempurna di dunia nyata.
Film ini menawarkan eksplorasi mendalam antara batas dunia digital dan realitas manusia, mempertegas sisi emosional dalam dunia futuristik Disney. Film ini diharapkan dapat memukau penonton dengan visual inovatif dan narasi yang kompleks.
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (2003)
Film klasik Disney ini tak kalah mencuri perhatian. Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl, yang dirilis pada tahun 2003, mengisahkan petualangan Will Turner dan Kapten Jack Sparrow dalam menyelamatkan Elizabeth Swann dari bajak laut undead. Keberhasilan film ini membuatnya masuk jajaran karya live-action terbaik Disney dengan perpaduan humor, aksi, dan chemistry karakter yang kuat. Film ini melahirkan sebuah waralaba yang sangat populer.
Freakier Friday (2025)
Dua dekade setelah film Freaky Friday pertama, Disney kembali dengan versi modern berjudul Freakier Friday, yang akan tayang pada tahun 2025. Ceritanya mengikuti Tess dan Anna yang kini menghadapi tantangan keluarga baru, seorang putri dan calon anak tiri. Keduanya secara tidak sengaja bertukar tubuh lagi, memicu serangkaian kejadian lucu dan pelajaran hidup tentang empati dan pemahaman keluarga.






