Olahraga

Masa Depan De club aan de Maas: Mengintip Lima Talenta Termuda di Skuad Feyenoord 2025/2026

Feyenoord, salah satu klub raksasa di Eredivisie Belanda, dikenal memiliki komitmen kuat terhadap regenerasi pemain muda. Kebijakan ini tercermin jelas dalam komposisi skuad mereka untuk musim 2025/2026, di mana banyak talenta belia diberikan kesempatan untuk unjuk gigi di tim utama.

Klub berjuluk De club aan de Maas ini tidak ragu memberikan menit bermain bagi para pemain muda, membuktikan kepercayaan mereka pada potensi generasi penerus. Mureks merangkum, hingga 9 Januari 2026, lima nama berikut menjadi talenta termuda yang menghiasi skuad utama Feyenoord.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Givairo Read: Bek Kanan Muda yang Langsung Tampil Reguler

Di antara para pemain muda, Givairo Read (19 tahun) menjadi salah satu yang paling menonjol. Bek kanan berkebangsaan Belanda ini langsung tampil reguler pada musim perdananya bersama skuad senior Feyenoord, setelah sebelumnya memperkuat tim muda FC Volendam dan bergabung dengan tim kelompok umur Feyenoord pada musim panas 2023.

Hanya berselang semusim, Read berhasil promosi ke tim utama. Catatan Mureks menunjukkan, dari seluruh penampilan tersebut, ia berkontribusi dengan mencetak 4 gol dan 11 assist dari total 49 pertandingan di semua ajang.

Leo Sauer: Dari Pinjaman Menjadi Pilihan Utama

Leo Sauer (20 tahun), pemain asal Serbia, juga menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah sempat kesulitan mendapatkan menit bermain pada musim perdananya di tim utama Feyenoord (2023/2024), ia dipinjamkan ke NAC Breda selama semusim penuh pada musim panas 2024.

Sekembalinya ke Feyenoord pada musim panas 2025, Sauer berhasil mengamankan posisi sebagai pilihan utama di sektor sayap kiri. Hingga kini, ia telah memperkuat De club aan de Maas dalam 37 pertandingan di semua ajang, dengan torehan 4 gol dan 6 assist.

Shaqueel van Persie: Meneruskan Jejak Sang Ayah

Nama Shaqueel van Persie (19 tahun) menarik perhatian publik, bukan hanya karena usianya, tetapi juga karena ia adalah putra dari legenda Belanda, Robin van Persie, yang kini menjabat sebagai pelatih Feyenoord. Berposisi sebagai penyerang tengah, sama seperti ayahnya, Shaqueel telah mencatatkan tiga penampilan bersama Feyenoord di semua ajang.

Debutnya terjadi pada November 2025 dalam pertandingan Liga Europa melawan Celtic FC, di mana ia masuk pada menit ke-81 menggantikan Jordan Lotomba. Sayangnya, Feyenoord harus menelan kekalahan 1-3 dalam laga tersebut.

Aymen Sliti: Pengisi Kedalaman Lini Serang

Aymen Sliti (19 tahun) juga menjadi bagian dari tim utama Feyenoord pada musim 2025/2026. Penyerang sayap ini baru saja memperpanjang kontraknya hingga Juni 2029 pada September 2025, menunjukkan kepercayaan klub terhadap potensinya.

Meskipun lebih sering dimainkan dari bangku cadangan, Sliti telah mencatatkan 19 penampilan dengan mengemas 2 gol dan 2 assist, memberikan kedalaman yang berharga di lini serang tim.

Thijs Kraaijeveld: Gelandang Muda yang Menanti Kesempatan

Thijs Kraaijeveld (18 tahun), seorang gelandang tengah, merupakan pemain termuda dalam daftar ini. Ia telah meniti karier di berbagai level kelompok umur Feyenoord sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan masuk ke tim utama pada musim 2025/2026.

Kraaijeveld melakoni debut Eredivisie pada Agustus 2025 saat menghadapi Sparta Rotterdam. Hingga saat ini, ia telah bermain dalam tiga pertandingan, seluruhnya sebagai pemain pengganti. Meskipun lebih sering bermain untuk Feyenoord U-21, setiap kesempatan di tim senior menjadi pengalaman berharga baginya.

Dari kelima talenta muda ini, Givairo Read dan Leo Sauer telah berhasil mengamankan posisi reguler. Sementara itu, Thijs Kraaijeveld, Shaqueel van Persie, dan Aymen Sliti masih terus berjuang keras untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain dan membuktikan kapasitas mereka di level tertinggi.

Mureks