Olahraga

Brahim Diaz Ukir Sejarah di Piala Afrika 2026: Pecahkan Tiga Rekor dan Bawa Maroko ke Semifinal

Debut Brahim Diaz bersama Timnas Maroko di ajang Piala Afrika 2026 berjalan mulus, bahkan gemilang. Gelandang serang Real Madrid ini tidak hanya membantu Singa Atlas melaju ke babak semifinal, tetapi juga berhasil memecahkan tiga rekor individu yang menakjubkan.

Maroko memastikan tiket semifinal setelah menundukkan Kamerun dengan skor 2-0 dalam pertandingan perempat final. Tim tuan rumah menunjukkan performa yang perkasa sepanjang turnamen, mencatatkan empat kemenangan dan satu hasil imbang dari total lima laga yang telah dijalani, tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tiga Rekor Fantastis Brahim Diaz

Penampilan spesial Brahim Diaz menjadi sorotan utama. Catatan Mureks menunjukkan, Brahim Diaz berhasil memecahkan rekor sebagai pemain Maroko pertama yang mencetak lima gol berturut-turut dalam ajang Piala Afrika. Pemain berusia 26 tahun ini selalu membobol gawang lawan di tiga pertandingan fase grup, babak 16 besar, hingga perempat final.

Selain itu, Brahim juga menyamai rekor yang pernah diukir oleh legenda Ghana, Osei Kofi, pada edisi tahun 1968. Keduanya berhasil mencetak gol di kelima pertandingan pertama turnamen. Tak berhenti di situ, Brahim Diaz juga melampaui capaian legenda Timnas Maroko lainnya, Ahmed Faras, yang pada edisi 1972 dan 1976 selalu mencetak tiga gol berturut-turut.

Perjalanan Brahim Diaz Memilih Maroko

Sebelum bersinar bersama Maroko, Brahim Diaz sempat membela Timnas Spanyol di berbagai kategori kelompok umur. Namun, ia kemudian memilih untuk memperkuat Timnas Maroko karena memiliki garis keturunan dari sang ayah.

Sejak debutnya pada tahun 2024, Brahim Diaz telah menjelma menjadi mesin gol bagi Singa Atlas. Ia tercatat telah membukukan 13 gol dari 20 pertandingan yang dimainkannya. Dengan performa impresif ini, pertanyaan besar kini mengemuka: mampukah Brahim Diaz membawa Maroko meraih titel Piala Afrika pertama dalam sejarah mereka?

Mureks