Olahraga

Sorotan: Enam Pemain Manchester City dengan Nilai Pasar Terendah di Musim 2025/2026

, salah satu raksasa Premier League, dikenal sebagai klub yang dihuni deretan pemain bintang dengan nilai pasar fantastis. Namun, di balik gemerlap skuad bertabur talenta, terdapat beberapa nama yang memiliki nilai pasar relatif rendah dibandingkan rekan-rekan setimnya. Per 11 Januari 2026, catatan Mureks menunjukkan ada enam pemain yang masuk dalam kategori ini, dengan berbagai alasan mulai dari minimnya menit bermain hingga cedera.

Marcus Bettinelli: Kiper Minim Debut dengan Nilai Pasar Rp9,8 Miliar

, kiper berusia 33 tahun, menjadi rekrutan anyar Manchester City pada bursa transfer musim panas 2025. Didatangkan dari Chelsea dengan biaya 2,4 juta euro (sekitar Rp47 miliar), nilai pasar Bettinelli kini justru berada di kisaran 500 ribu euro atau setara Rp9,8 miliar. Sejak bergabung, pemain berkebangsaan Inggris ini belum sekalipun mencicipi laga debutnya bersama The Citizens, harus bersaing ketat dengan Gianluigi Donnarumma, James Trafford, dan Stefan Ortega.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Stefan Ortega: Kesempatan Bermain Kian Terbatas

Stefan Ortega, yang juga berusia 33 tahun, bergabung dengan Manchester City secara gratis pada musim panas 2022 setelah kontraknya bersama Arminia Bielefeld berakhir. Awalnya didatangkan sebagai pelapis Ederson Moraes, Ortega telah tampil dalam 56 pertandingan dengan 25 clean sheet. Namun, kesempatan bermainnya semakin minim belakangan ini, menyebabkan nilai pasarnya turun menjadi 5 juta euro atau sekitar Rp98 miliar. Dengan kontrak yang akan habis pada Juni 2026, masa depannya di Etihad Stadium menjadi tanda tanya.

Kalvin Phillips: Gagal Bersaing di Lini Tengah

Performa apik Kalvin Phillips bersama Leeds United menarik perhatian Manchester City yang kemudian merekrutnya pada musim panas 2022 dengan mahar 49 juta euro (sekitar Rp960 miliar). Sayangnya, gelandang berusia 30 tahun ini kesulitan menembus skuad utama. Ia sempat dipinjamkan ke West Ham United dan Ipswich Town demi mendapatkan menit bermain. Selama berseragam Manchester City, Phillips hanya mencatatkan 32 penampilan dengan kontribusi satu gol. Kini, nilai pasarnya berada di angka 6 juta euro atau sekitar Rp117 miliar.

Mateo Kovacic: Dihantam Cedera di Musim 2025/2026

Mateo Kovacic didatangkan Manchester City pada musim panas 2023 dengan biaya 29,1 juta euro (sekitar Rp570 miliar) untuk memperkuat lini tengah. Pemain asal Kroasia berusia 31 tahun ini dikenal fleksibel dan telah bermain dalam 90 pertandingan, menyumbang 10 gol dan 4 assist. Namun, pada musim 2025/2026, Kovacic harus melewatkan banyak pertandingan akibat cedera, yang turut memengaruhi nilai pasarnya menjadi 15 juta euro atau sekitar Rp294 miliar.

Nathan Ake: Lebih Sering Memulai dari Bangku Cadangan

Nathan Ake bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2020 dari Bournemouth dengan biaya transfer 45,3 juta euro (sekitar Rp887 miliar). Bek serbaguna berusia 30 tahun ini telah tampil dalam 158 pertandingan, mencetak 10 gol dan 3 assist. Meski demikian, kesempatan bermainnya sebagai starter semakin berkurang pada musim 2025/2026, membuatnya lebih sering masuk dari bangku cadangan. Kondisi ini membuat nilai pasar Ake kini berada di kisaran 18 juta euro atau sekitar Rp352 miliar.

John Stones: Jarang Tampil Sebagai Starter

John Stones, bek tengah berusia 31 tahun, menjadi nama terakhir dalam daftar ini dengan nilai pasar 18 juta euro atau sekitar Rp352 miliar. Angka ini jauh berbeda saat ia direkrut pada musim panas 2016 dengan biaya fantastis 55,6 juta euro (sekitar Rp1 triliun). Stones telah meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk satu trofi Liga Champions Eropa dan enam trofi Premier League, dengan total 290 penampilan, 19 gol, dan 9 assist. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, ia mulai jarang tampil sebagai starter, yang berpotensi memengaruhi nilai pasarnya.

Penurunan nilai pasar para pemain ini tidak terlepas dari berbagai faktor, mulai dari persaingan internal yang ketat, cedera, hingga minimnya kesempatan bermain. Meski demikian, performa maksimal di lapangan masih berpotensi mendongkrak kembali nilai mereka di bursa transfer.

Mureks