Manchester United resmi memberhentikan Ruben Amorim dari jabatannya sebagai manajer, mengakhiri masa kepemimpinannya yang berlangsung selama 14 bulan di Old Trafford. Keputusan ini diumumkan pada Selasa, 06 Januari 2026, menyusul serangkaian performa yang kurang meyakinkan dan pernyataan kontroversial Amorim yang menyinggung petinggi klub setelah hasil imbang melawan Leeds.
Posisi pelatih asal Portugal itu memang telah lama menjadi sorotan. Kini, Amorim harus menanggung konsekuensi dari perkataannya serta catatan performa tim yang dinilai jauh dari ekspektasi klub sebesar The Red Devils.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Perjalanan Singkat Amorim di Old Trafford
Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Namun, kiprahnya di Liga Primer Inggris tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya bertahan selama 63 pertandingan di semua kompetisi. Selama masa jabatannya, tim mencatat 24 kemenangan, yang berarti rasio kemenangannya hanya 38 persen.
Mureks mencatat bahwa angka tersebut jauh di bawah standar yang diharapkan dari klub sekelas Manchester United, terutama mengingat ekspektasi tinggi yang menyertai penunjukannya.
Pernyataan Resmi Manchester United
Dalam pernyataan singkat yang dirilis di situs resmi klub, Manchester United menjelaskan bahwa keputusan pemecatan ini diambil demi kepentingan tim ke depan. Klub menyatakan, “Dengan Manchester United saat ini berada di posisi keenam Liga Primer Inggris, pimpinan klub dengan berat hati memutuskan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Langkah ini diyakini akan memberi tim peluang terbaik untuk meraih posisi akhir setinggi mungkin di liga. Klub mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.”






