Tren

Manchester United Susun Rencana Transisi Manajer, Roy Keane Dorong Eddie Howe Jadi Pilihan Permanen

Manchester United tengah menyusun rencana transisi di kursi kepelatihan menyusul pemecatan Ruben Amorim. Manajemen klub berencana menunjuk manajer interim terlebih dahulu sebelum menentukan sosok permanen pada musim panas mendatang.

Situasi ini memicu munculnya sejumlah nama yang dikaitkan dengan Old Trafford, baik untuk peran sementara maupun jangka panjang. Proses penataan ulang arah tim ini dipimpin langsung oleh jajaran petinggi klub.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Manajemen United Prioritaskan Manajer Interim

Hierarki Manchester United, di bawah kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe dan direktur sepak bola Jason Wilcox, telah merancang strategi untuk menunjuk pelatih interim. Langkah ini diambil sebelum merekrut manajer jangka panjang yang diharapkan tiba pada musim panas.

Beberapa figur internal klub masuk dalam daftar pertimbangan untuk peran sementara. Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan dengan klub, sementara Darren Fletcher sempat memimpin tim dalam satu pertandingan pada Kamis, 8 Januari 2026. Selain itu, United juga mempertimbangkan mantan striker mereka, Ruud van Nistelrooy, sebagai opsi interim.

Untuk jabatan permanen, nama-nama seperti Oliver Glasner dan Andoni Iraola dilaporkan masuk dalam radar klub, menurut catatan Mureks.

Roy Keane Tegas Pilih Eddie Howe untuk Jangka Panjang

Di tengah dinamika pencarian ini, pandangan dari mantan kapten United, Roy Keane, mencuat. Ia secara tegas menyebut satu nama yang menurutnya paling tepat untuk memimpin klub secara permanen: Eddie Howe, pelatih Newcastle United.

Meskipun menilai Solskjaer bisa menjadi pilihan interim yang layak, Keane menegaskan pilihannya untuk peran jangka panjang jatuh kepada Howe. Ia melihat Howe memiliki rekam jejak dan karakter yang dibutuhkan United.

“Saya suka apa yang sudah dia lakukan,” ujar Keane. “Dia sudah menangani banyak pertandingan. Ketika timnya tampil maksimal, mereka memainkan sepak bola yang bagus.”

Keane melanjutkan, “Dia memang punya kritikus, tetapi saya menyukai pekerjaannya di Newcastle. Dia sudah menangani tujuh atau delapan ratus pertandingan, masih muda, dan saya suka ketenangannya. Mungkin Manchester United butuh sedikit hal itu.”

Pencapaian Howe di Newcastle Jadi Sorotan

Keane juga menyoroti pencapaian Howe bersama Newcastle, termasuk pengalamannya di Liga Champions dan keberhasilannya meraih trofi. Ia menyatakan akan sangat senang melihat Howe mengambil alih peran tersebut di Old Trafford.

“Kami sudah melihat dari penunjukan sebelumnya, kami menyukai orang-orang yang emosional. Tapi dia punya ketenangan itu. Pekerjaan di Newcastle, Liga Champions dan memenangkan piala, saya akan senang melihatnya masuk ke sana,” lanjut Keane.

Keane menilai Darren Fletcher bukan kandidat untuk memimpin United dalam jangka panjang, meskipun memahami perannya sebagai pengisi sementara. Ia juga mendoakan yang terbaik jika klub memilih kembali ke Ole Gunnar Solskjaer.

Mureks