Jakarta, Mureks – Manchester United kembali mengguncang jagat sepak bola dengan keputusan mengejutkan. Klub raksasa Inggris itu secara resmi memecat Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala pada Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat. Keputusan drastis ini diambil kurang dari 24 jam setelah Amorim melontarkan kritik terbuka terhadap manajemen klub, memicu gelombang reaksi di media sosial X, di mana para penggemar Setan Merah terbelah tajam.
Perjalanan Singkat dan Performa Inkonsisten
Amorim, yang baru bergabung dengan Manchester United pada November 2024, hanya bertahan sekitar 14 bulan. Selama masa kepemimpinannya, tim menunjukkan performa naik-turun dan saat ini menduduki peringkat keenam klasemen Premier League. Meski klub telah mengucurkan dana besar untuk mendatangkan sejumlah pemain baru, identitas permainan Manchester United dinilai tak kunjung jelas.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Sumber internal yang berhasil dihimpun Mureks mencatat adanya konflik internal yang memanas, terutama terkait kebijakan transfer dan kontrol teknis tim. Situasi semakin tegang setelah Amorim dianggap bersikap emosional dalam beberapa konferensi pers terakhir. Konon, Sir Jim Ratcliffe, pemilik minoritas MU, dikabarkan sangat marah atas kritik Amorim pasca-pertandingan melawan Leeds dan secara pribadi memutuskan untuk memecatnya.
Gelombang Pro dan Kontra di Media Sosial X
Tak lama setelah kabar pemecatan beredar, lini masa X langsung dipenuhi perdebatan sengit. Hingga Selasa pagi (6/1/2026), nama Amorim bahkan bertengger di puncak trending topic X.com. Sebagian besar penggemar menyambut keputusan tersebut sebagai langkah tegas yang sudah lama dinanti, namun tak sedikit pula yang mengecam keras keputusan klub, menilai Amorim dijadikan kambing hitam atas kegagalan manajemen dalam membangun skuad yang solid.
Pendukung Pemecatan: “Ego Terlalu Tinggi”
-
Akun @PardedeSeptian menyatakan, “Setuju. 1000%. Ente bukan Manager tp dikasi main pake taktik sendiri. Ga bisa survive malah alasan pemain yg begini begono lah. Emang di kira ni klub Motivasi. Ini MU. Harus kejam. Ga kuat cabut. Yakali jd fans amorim. Yg ga kuat liat INEOS. Pensiun trus nonton emyu.”
-
“Sangat setujuuuuuuuuu Ini pelatih emang pelatih medioker kaku ga adaptif dalam sepakbola Plan B itu macam macam dia hanya tau PERGANTIAN PEMAIN Itu aja dari Pergantian pemain sering blunder. Keterbatasan pemain ? Vs everton lawan 10 pemain ada mbeumo bruno belakang full KALAH.,” tulis @Catatan_ali7.
-
Sementara itu, @ariframdhaniii berpendapat, “setuju. karena egonya terlalu tinggi dan maksain sistemnya dgn pemain yg tersedia, akhirnya banyak point dan momentum ilang. harusnya dia liat xabi di madrid, skema 3 bek gajalan akhirnya diganti dgn 4 bek. amorim gapernah mau coba sampai fulltime.”
-
“setuju, kalau squad gak mumpuni buat main 343 ya jangan maksa, beliau ini maksa terus masalahnya. bukan berarti board MU bagus, enggak, mereka juga jelek, tapi Amorim ya gak kalah anehnya,” tambah @jemanikobra.
Penentang Pemecatan: “Kambing Hitam Manajemen Bobrok”
-
Sebaliknya, @username075689 menyayangkan, “Gw pribadi malah menyayangkan pemecatan ini dengan Amorim yg mnurut gw lagi on track, 5 besar itu udh pencapaian yg wah sbenarnya kalau mengingat Mou pernah bilang pencapaian terbesar dia adalah bawa MU runner up dibanding treble di Inter.”
-
“Daripada gonta-ganti pelatih, yg siklusnya harus transisi lagi dari awal berulang gitu terus. Lebih pengen ganti manajemen, kapan Glazers family itu out. Bakal terus stagnan gadapet apa-apa MU, kalo manajemennya masih bobrok gak sadar diri demen ngrecokin progress tim,” kritik @cauzerff.
-
Akun @anargyaath juga menulis, “Udah jelas engga, digempur tekanan media, gak didukung management bahkan dihina fans sendiri, disuruh mencapai hasil yg bagus dengan squad compang camping. Ini emyu lagi ditahap membaik dari segi permainan berkat dia, cuma butuh beberapa pemain lg aja, malah dipecat krn ngmg fkta.”
-
“Gw ga setuju bgt Ruben Amorim dipecat…. ðŸ˜ðŸ˜ Ga ngerti gw sama internal nya Man United,, ga ada angin,, ga ada ujan,, tiba² baca berita Amorim dipecat Man United.. Ga relaaaaa bgt gw.. ðŸ˜ðŸ˜ Terima kasih coach Amorim untuk perjuangan nya di Man United.. Good luck for you ðŸ˜ðŸ˜,” ungkap @ffebrinaa.
Tantangan Abadi Manchester United
Keputusan ini menambah daftar panjang pemecatan pelatih Manchester United pasca-era Sir Alex Ferguson, menggarisbawahi tantangan abadi klub untuk kembali ke puncak kejayaan. Menurut pantauan Mureks, perdebatan pro-kontra ini diprediksi akan terus bergulir, terutama menjelang jendela transfer Januari yang krusial bagi Setan Merah.






