Olahraga

Manchester United Pecat Ruben Amorim, Darren Fletcher Ambil Alih Kursi Pelatih Interim

Manchester United secara resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim dari jabatannya sebagai Pelatih Kepala pada Selasa, 6 Januari 2026. Keputusan ini diambil menyusul performa tim yang dinilai kurang memuaskan, dengan Setan Merah saat ini berada di peringkat keenam Liga Inggris.

Sebagai pengganti sementara, manajemen menunjuk Darren Fletcher, yang saat ini menjabat sebagai pelatih kepala tim U-18 klub. Fletcher, yang merupakan mantan gelandang legendaris United dengan hampir 350 penampilan antara tahun 2001 hingga 2017, akan langsung memimpin tim dalam pertandingan tandang melawan Burnley pada Rabu mendatang.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Menurut pantauan Mureks, penunjukan Fletcher sebagai interim kemungkinan besar tidak hanya untuk satu atau dua pertandingan. Ia juga diperkirakan akan memimpin Manchester United saat menghadapi Brighton di putaran ketiga Piala FA pada Minggu berikutnya.

Pernyataan Resmi Klub

Kabar pemecatan Ruben Amorim pertama kali dilaporkan oleh David Ornstein, yang kemudian diikuti dengan pernyataan resmi dari Manchester United. Dalam pernyataan tersebut, klub menjelaskan alasan di balik keputusan ini:

“Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Kepala. Ruben ditunjuk pada November 2024 dan membawa tim ke final UEFA Europa League di Bilbao pada Mei. Dengan Manchester United berada di peringkat keenam di Liga Inggris, pimpinan klub terpaksa mengambil keputusan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Hal ini akan memberikan tim peluang terbaik untuk meraih posisi tertinggi di Premier League. Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Darren Fletcher akan memimpin tim melawan Burnley pada Rabu.”

Amorim sendiri ditunjuk pada November 2024 dan berhasil membawa Manchester United mencapai final Liga Europa UEFA di Bilbao pada Mei 2025. Namun, posisi tim di Liga Inggris yang stagnan di peringkat keenam menjadi pertimbangan utama bagi pimpinan klub untuk melakukan perubahan demi mencapai target yang lebih tinggi.

Mureks