Manchester United resmi mendepak Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala pada Senin (5/1/2026). Keputusan ini mengharuskan manajemen Setan Merah menggelontorkan dana ratusan miliar rupiah untuk membayar sisa kontrak sang juru taktik.
Amorim, yang didatangkan ke Old Trafford pada November 2024, menandatangani kontrak hingga Juni 2027 dengan opsi perpanjangan satu musim. Pemecatan ini menambah daftar panjang pengeluaran klub untuk kompensasi pelatih.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Biaya Pemecatan Amorim Capai Ratusan Miliar
Laporan Sky Sports, yang juga Mureks mencatat bahwa, menyebut Manchester United harus membayar sisa kontrak Amorim sebesar 12 juta poundsterling, atau setara dengan Rp269 miliar. Angka ini mencakup gajinya per pekan yang mencapai sekitar 125 ribu poundsterling atau Rp2,8 miliar.
Sebelumnya, MU juga telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit saat memboyong Amorim dari Sporting Lisbon, yakni sekitar 9,2 juta poundsterling atau setara Rp206,8 miliar.
Kebiasaan Buruk MU: Buang-buang Uang untuk Pelatih
Pemecatan Amorim jelas mengganggu stabilitas finansial Manchester United, yang sedang berupaya melakukan penghematan sejak masuknya Sir Jim Ratcliffe. Pasalnya, saat mendepak Erik ten Hag untuk memberi tempat kepada Amorim, MU juga harus membayar kompensasi yang besar.
Kala itu, Setan Merah harus membayar sisa kontrak Ten Hag sebesar 14,5 juta poundsterling, atau senilai Rp326 miliar. Jumlah tersebut juga termasuk biaya pemecatan stafnya dan Dan Ashworth selaku Direktur Olahraga MU.
Alasan Pemecatan Ruben Amorim
Amorim kini menjadi juru taktik ke-10 yang dipecat Manchester United setelah era Sir Alex Ferguson. Pemecatan ini dipicu oleh perselisihan dengan manajemen klub.
Konflik tersebut memuncak setelah pernyataan Amorim dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Leeds pada Minggu (4/1/2026). “Saya adalah manajer di sini (MU), bukan pelatih. Itu sudah jelas. Kontrak saya selama 18 bulan di sini, dan itu adalah sebagai manajer, bukan pelatih kepala biasa. Jika orang-orang tak bisa menangani kritik-kritik dari luar, macam dari Gary Neville, semua jajaran klub harus dirombak. Sekali lagi saya tegaskan, saya adalah manajer MU, bukan pelatih. Semua harus menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Amorim, seperti dikutip dari The Guardian.
Pasca-pemecatan Amorim, Manchester United akan dilatih oleh Darren Fletcher yang berstatus caretaker. Legenda hidup Setan Merah itu dijadwalkan langsung memimpin Bruno Fernandes dan kolega saat melawat ke markas Burnley pada 8 Januari 2025.






