Manchester City harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Sunderland di Stadium of Light pada Jumat, 02 Januari 2026. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi The Citizens dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris, membuat mereka kini tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Penyerang andalan Erling Haaland tampil tumpul, sementara kiper Gianluigi Donnarumma menjadi penyelamat krusial bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Donnarumma tercatat melakukan tiga penyelamatan penting yang menghindarkan City dari kekalahan. Kemenangan di kandang Sunderland memang selalu menjadi tantangan berat, mengingat The Black Cats adalah satu-satunya tim selain Arsenal yang belum terkalahkan di kandang musim ini. Hasil imbang ini juga memutus rentetan delapan kemenangan beruntun City di semua kompetisi. Mureks mencatat bahwa City memiliki rekor kurang memuaskan di wilayah timur laut Inggris musim ini, dengan kekalahan terakhir di Liga Primer terjadi di markas Newcastle pada akhir November.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan kekhawatiran cedera bagi Nathan Ake, namun bek tersebut mampu melanjutkan laga. Manchester City sempat mengira unggul melalui gol Bernardo Silva, namun wasit menganulirnya karena posisi offside.
Masalah cedera kembali menghantui City. Nico Gonzalez harus ditarik keluar pada jeda babak pertama akibat benturan, memaksa Pep Guardiola memasukkan Rodri lebih awal dari rencana, mengingat ini adalah penampilan perdana Rodri setelah absen hampir tiga bulan.
Di babak kedua, Savinho juga terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera. Pergantian pemain seperti Jeremy Doku dan Josko Gvardiol memberikan dampak signifikan, dengan Doku yang paling sering merepotkan pertahanan Sunderland.
Namun, Erling Haaland, top skor City, tampil di bawah performa terbaiknya. Ia jarang mendapatkan bola dan gagal memanfaatkan peluang, termasuk tembakan jarak dekat yang digagalkan kiper Robin Roefs. Ini berarti The Black Cats adalah satu-satunya tim Liga Primer yang pernah ia hadapi namun belum berhasil ia bobol.
Performa Pemain Kunci
- Gianluigi Donnarumma menjadi bintang lapangan bagi Manchester City. Kiper asal Italia ini melakukan tiga penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang Brian Brobbey, Simon Adingra, dan Eliezer Mayenda, serta sigap keluar dari kotak penalti untuk mengamankan bola liar dari Wilson Isidor di masa injury time.
- Di lini belakang, Nathan Ake tampil solid meski sempat mengalami benturan. Ia sering memutus serangan Sunderland dengan blok dan tekel penting. Sementara itu, Ruben Dias juga beberapa kali berhasil mengatasi ancaman dari Brobbey.
- Lini tengah City kurang dominan. Bernardo Silva terlihat terpengaruh setelah golnya dianulir, dan Nico Gonzalez kesulitan sebelum ditarik keluar. Phil Foden baru menemukan ritme setelah masuknya Rodri.
- Di lini serang, Erling Haaland mengalami malam yang frustrasi. Ia jarang mendapat bola dan gagal memanfaatkan momen-momen besar. Tembakannya mengarah ke kaki Roefs dari jarak dekat dan memberikan operan tanggung ke Cherki yang merusak serangan balik menjanjikan.
- Pemain pengganti seperti Jeremy Doku dan Josko Gvardiol memberikan angin segar. Doku berhasil merepotkan pertahanan lawan dengan dribelnya, sementara Gvardiol yang bermain sebagai penyerang tengah menciptakan beberapa peluang. Namun, Tijjani Reijnders menyia-nyiakan peluang emas di dalam kotak penalti pada masa injury time.
- Manajer Pep Guardiola telah melakukan upaya terbaik dengan pergantian pemain yang proaktif, meskipun ia harus menghadapi dua cedera pemain. Menurut tim redaksi Mureks, hasil imbang ini memang kemunduran, namun tidak ada yang memalukan dari kegagalan menang di kandang Sunderland yang kokoh.






