Teknologi

Mampukah RGB Mini-LED Singkirkan OLED dari Takhta TV Premium? Ini Kuncinya

Televisi OLED telah mendominasi pasar TV premium selama beberapa tahun terakhir, dikenal luas berkat desain piksel self-emissive yang mampu menghasilkan warna hitam paling akurat, kontras superior, serta warna cerah dan detail yang luar biasa. Namun, satu area di mana OLED sempat kesulitan adalah tingkat kecerahannya.

Beberapa tahun lalu, TV OLED terbaik hanya mampu mencapai puncak kecerahan sekitar 1.000 nits, menjadikannya kurang optimal di kondisi ruangan yang sangat terang. Di sinilah teknologi mini-LED hadir sebagai solusi, menawarkan kecerahan puncak yang lebih tinggi bahkan pada model kelas menengah, menjadikannya pilihan utama untuk ruangan terang.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

OLED Kian Cerah, RGB Mini-LED Hadir Sebagai Penantang

Namun, dominasi mini-LED dalam hal kecerahan mulai digerus oleh evolusi OLED. Pada ajang CES 2026, panel OLED yang mampu mencapai 4.500 nits diperkenalkan oleh LG dan Samsung. Meskipun angka ini dicapai dalam kondisi pengujian spesifik, model flagship seperti LG G5 dan Samsung S95F telah mencatatkan kecerahan puncak HDR masing-masing 2.268 nits dan 2.135 nits. Ini menunjukkan OLED terus mengejar ketertinggalan, mendorong mini-LED untuk berevolusi.

Muncullah RGB mini-LED, teknologi yang digadang-gadang sebagai ‘pembunuh OLED’. Diperkenalkan oleh Hisense pada CES 2025, RGB mini-LED berbeda dari mini-LED standar yang menggunakan lapisan LED satu warna (biasanya biru atau putih) yang kemudian disaring melalui lapisan piksel pengubah warna. RGB mini-LED menggunakan LED merah, hijau, dan biru secara langsung, menghasilkan warna yang lebih cerah dan berani, kontras yang lebih baik, serta warna hitam yang lebih pekat.

Performa Awal RGB Mini-LED: Impresif Namun Punya Catatan

Saat ini, satu-satunya TV RGB mini-LED yang tersedia di pasaran adalah Hisense 116-inci UX. James Davidson, seorang penulis teknologi, berkesempatan mengujinya pada tahun 2025 dan mengaku terkesan dengan warna-warnanya yang mencolok dan cerah, tingkat kecerahan yang menakjubkan, serta detail yang sempurna. Tekstur terlihat memiliki efek 3D yang nyata namun tetap natural. Dalam beberapa pengujian, TV ini juga menunjukkan warna hitam dan kontras yang solid.

Namun, Davidson juga mencatat adanya efek ‘pengaburan’ (clouding effect) pada beberapa adegan yang sangat gelap di film seperti The Batman dan Alien: Romulus, yang mengingatkannya pada TV mini-LED murah yang pernah diujinya. Selain itu, dalam beberapa kasus, warna hitam cenderung berubah menjadi abu-abu, terutama saat dilihat dari sudut tertentu. “Ini belum sepenuhnya menjadi pembunuh OLED seperti yang saya kira, tetapi jelas merupakan langkah ke arah yang benar,” ujar Davidson.

Mureks mencatat bahwa pada tahun 2026, teknologi RGB mini-LED telah menarik perhatian sebagian besar merek TV besar. LG dan Samsung menyebutnya sebagai Micro RGB, sementara Hisense dan TCL tetap menggunakan nama RGB mini-LED. Semua merek ini berencana merilis model TV dengan teknologi ini pada tahun 2026. Kabar baiknya, teknologi ini tidak hanya akan terbatas pada layar super besar, karena Hisense akan memperkenalkan model mulai dari 55 inci melalui seri UR9 dan UR8. Samsung juga akan merilis TV Micro RGB mulai dari ukuran 55 inci.

Apa yang Perlu Ditingkatkan RGB Mini-LED?

Agar Micro RGB/RGB mini-LED TV dapat menggulingkan OLED, ia perlu meningkatkan performa kontras dan tingkat warna hitamnya. Seperti yang Davidson catat dalam pengujian Hisense 116UX, meskipun kualitas gambar secara keseluruhan mengesankan, efek pengaburan di adegan gelap dan warna hitam yang keabu-abuan menjadi penghalang utama untuk mengalahkan OLED. Inilah medan pertempuran terberat: kontras dan keseragaman layar (screen uniformity).

OLED, dengan piksel self-emissive-nya, mampu menghasilkan warna hitam ‘sejati’. Ini adalah kekuatan terbesarnya, karena TV LED hanya bisa mengandalkan kemampuan peredupan lampu latar (backlight dimming). Meskipun mini-LED meningkatkan hal ini dibandingkan LED standar, ia akan selalu memiliki keterbatasan dibandingkan OLED. Keseragaman layar, kemampuan untuk menampilkan satu warna seperti hitam secara merata di seluruh layar, bisa menjadi masalah nyata bagi TV LED. Jika RGB mini-LED benar-benar dapat meningkatkan peredupan lokal dan warna hitamnya hingga setara dengan OLED, maka RGB mini-LED memiliki peluang untuk menyaingi, bahkan mengalahkannya.

Dalam hal kecerahan, mini-LED sudah unggul. Hisense 116UX RGB tercatat mencapai 6.014 nits kecerahan puncak HDR (dalam mode Vivid). Bahkan jika generasi OLED terbaru secara realistis mencapai sekitar 3.000 nits kecerahan puncak HDR, RGB mini-LED masih memimpin. Model 116UX juga mencatatkan lebih dari 1.000 nits kecerahan layar penuh, angka yang belum akan dicapai OLED dalam waktu dekat (tertinggi yang diukur adalah 390 nits pada Samsung S95F). Mini-LED standar sendiri kini mencapai lebih dari 600 nits kecerahan layar penuh. Ini berarti RGB mini-LED dapat menciptakan kontras yang lebih kuat jika mampu menyempurnakan warna hitam, karena aspek kecerahan sudah dikuasainya. Dari pengujian yang ada, warna dan tekstur RGB mini-LED sudah cukup kaya untuk menyaingi OLED. Kontras dan warna hitam adalah kepingan puzzle yang hilang.

Aspek Harga dan Prospek Masa Depan

Harga juga menjadi faktor menarik. LG G5, TV OLED flagship LG tahun 2025, dibanderol sekitar $2.499 / £2.399 / AU$4.199 untuk model 55 inci. Belum ada konfirmasi harga untuk TV RGB mini-LED/Micro RGB 55 inci dari Hisense atau Samsung yang akan diluncurkan pada tahun 2026. Namun, jika harganya bisa mendekati angka OLED, ini akan menjadi kemenangan besar.

Ada dugaan bahwa RGB mini-LED, sebagai teknologi panel baru, akan lebih mahal pada awalnya, mirip dengan debut OLED yang juga premium. Harga OLED kini cenderung stabil, hanya naik atau turun seiring inflasi. Namun, jika TV RGB dapat menurunkan harganya dengan cepat dan memperbaiki masalah keseragaman layar serta kontras, OLED mungkin perlu lebih waspada.

Tim redaksi Mureks akan terus memantau perkembangan teknologi ini, termasuk liputan ekstensif dari CES 2026, untuk menghadirkan pengumuman penting dan ulasan langsung tentang inovasi terbaru di dunia televisi.

Referensi penulisan: www.techradar.com

Mureks