Olahraga

Luis Enrique Sanjung Mentalitas Baja PSG Usai Pertahankan Trophee des Champions dari Marseille

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, tidak dapat menyembunyikan kebanggaannya atas karakter pantang menyerah yang ditunjukkan skuad asuhannya. Kemenangan dramatis atas rival abadi, Olympique Marseille, dalam laga Trophee des Champions pada Jumat (9/1) dini hari WIB, menjadi bukti nyata kematangan mentalitas tim.

Bertanding di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait, PSG dipaksa bekerja ekstra keras setelah Marseille tampil dengan strategi yang tidak terduga. Enrique mengakui bahwa lawan kali ini benar-benar memberikan ujian berat bagi Vitinha dan kolega dengan bermain keluar dari pakem biasanya.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Kemenangan Dramatis dan Pujian untuk Mentalitas

“Kami bertarung hingga menit terakhir, dan saya pikir pada akhirnya, adu penalti sedikit membawa keberuntungan bagi kami! Kami sangat senang, tim sangat senang, dan ini penting bagi para pendukung kami. Pertandingan ini sulit,” ungkap Enrique dalam keterangannya melalui laman resmi klub.

Menurut Mureks, aspek yang paling memuaskan dari laga ini bukanlah sekadar trofi, melainkan cara PSG merespons ketertinggalan. Di waktu normal, PSG harus puas dengan skor imbang 2-2. Gol Ousmane Dembele dan Gonçalo Ramos berhasil menyamakan kedudukan setelah sebelumnya sempat direpotkan oleh gol Mason Greenwood dan gol bunuh diri Willian Pacho.

Enrique menilai keberhasilan menyamakan kedudukan adalah bukti nyata dari kematangan mentalitas PSG. Ia menegaskan bahwa timnya telah menunjukkan jati diri sebagai unit yang tidak akan menyerah hingga peluit panjang dibunyikan. Ketangguhan ini kemudian terbayar tuntas saat mereka menyapu bersih babak adu penalti dengan skor telak 4-1.

Apresiasi Khusus untuk Gonçalo Ramos

Secara spesifik, pelatih berkebangsaan Spanyol itu memberikan sorotan kepada penyerangnya, Gonçalo Ramos. Enrique mengagumi profesionalisme Ramos yang tetap memberikan performa maksimal meskipun kesempatan bermainnya bervariasi.

“Saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain saya, terutama Gonçalo Ramos karena dia seorang pejuang. Dia selalu siap: bermain satu menit, dua menit… dia siap. Dia seorang pejuang dan kami sangat senang memiliki Gonçalo bersama kami,” jelas Enrique.

Melalui kemenangan ini, Luis Enrique berhasil membuktikan bahwa di bawah arahannya, PSG bukan hanya sekadar tim bertabur bintang, melainkan sebuah kolektif yang memiliki daya juang tinggi. Evaluasi ini menjadi modal penting bagi Enrique untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini dengan keyakinan penuh terhadap kedalaman dan semangat skuadnya.

Mureks