Bali United berhasil mencuri tiga poin penting setelah menundukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion B.J Habibie Parepare pada Jumat (9/1) malam itu diwarnai tensi tinggi dan dua kartu merah untuk tim Juku Eja.
Sejak peluit awal dibunyikan, Serdadu Tridatu langsung menggebrak. Gol cepat tercipta di menit pertama melalui tendangan Mirza Mustafic, memberikan keunggulan awal yang signifikan bagi Bali United. Meski tertinggal, PSM Makassar tidak menyerah begitu saja. Jual beli serangan terjadi sepanjang babak pertama, namun petaka datang bagi tuan rumah pada menit ke-24 ketika Syahrul Lisinari diganjar kartu merah, memaksa PSM bermain dengan 10 pemain.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Intensitas Meningkat, Dua Kartu Merah Dikeluarkan
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin memanas. Wasit harus bekerja keras mengendalikan jalannya laga, yang terbukti dengan delapan kartu kuning yang dikeluarkan sepanjang pertandingan. PSM Makassar berupaya keras menyamakan kedudukan meski kalah jumlah pemain, namun pertahanan Bali United tampil solid.
Di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-90+4, Bali United mempertegas dominasinya. Thijmen Goppel berhasil mencetak gol kedua, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan tim tamu. Drama belum berakhir, empat menit berselang, pada menit ke-90+8, PSM Makassar kembali kehilangan pemain setelah Ananda Raehan juga menerima kartu merah, membuat Juku Eja harus bermain dengan sembilan orang hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membawa Bali United naik ke posisi tujuh klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 27 poin. Sementara itu, PSM Makassar harus puas berada di posisi 10 klasemen sementara. Catatan Mureks menunjukkan, hasil ini menjadi pukulan telak bagi PSM yang berupaya memperbaiki posisi di papan tengah.






