Olahraga

Maroko Bekuk Kamerun 2-0, Melaju ke Semifinal AFCON 2025 dan Dekati Akhir Puasa Gelar 50 Tahun

Tuan rumah Maroko berhasil melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menaklukkan Kamerun dengan skor meyakinkan 2-0. Laga perempat final yang berlangsung di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, pada Jumat (9/1) ini menjadi penanda kebangkitan “Singa Atlas” di hadapan publik sendiri.

Kemenangan ini tidak hanya mengamankan satu tempat di babak empat besar, tetapi juga memutus rekor buruk Maroko saat bersua Kamerun di ajang AFCON. Sebelumnya, Maroko belum pernah meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim berjuluk “Singa yang Tak Terkalahkan” tersebut. Lebih dari itu, hasil positif ini membuka asa Maroko untuk mengakhiri puasa gelar Piala Afrika yang telah berlangsung selama 50 tahun, sejak terakhir kali juara pada 1976.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Gol Gemilang Brahim Diaz Buka Keunggulan

Kebuntuan pertandingan pecah pada menit ke-27 melalui aksi cemerlang bintang Real Madrid, Brahim Diaz. Diaz menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol kelimanya di turnamen ini, memanfaatkan bola pantul hasil sundulan Ayoub El Kaabi. Gol tersebut sontak disambut riuh para pendukung Maroko yang memadati stadion, menjadikan Diaz simbol harapan baru bagi tim untuk membawa pulang trofi yang telah lama dinanti.

Memasuki babak kedua, Kamerun mencoba merespons dengan melancarkan skema serangan balik. Namun, disiplinnya lini belakang Maroko yang dikomandoi Nayef Aguerd berhasil meredam setiap ancaman. Penjaga gawang Yassine Bounou pun tampil solid, menjaga gawangnya tetap perawan sepanjang pertandingan.

Ismael Saibari Kunci Kemenangan

Keunggulan Maroko semakin kokoh pada menit ke-74. Ismael Saibari berhasil mengunci kemenangan “Singa Atlas” melalui sepakan mendatar akurat setelah menerima umpan matang dari sektor sayap. Gol ini memastikan Maroko melaju dengan kepercayaan diri tinggi menuju babak semifinal.

Di babak semifinal, Maroko akan menanti pemenang dari laga sengit antara Aljazair melawan Nigeria. Tim redaksi Mureks mencatat, perjalanan Maroko di AFCON 2025 ini mengingatkan kembali pada kejayaan mereka di tahun 1976. Kala itu, Maroko berhasil menjuarai Piala Afrika setelah bermain imbang melawan Guinea di pertandingan terakhir, dengan kapten Ahmed Faras yang juga merupakan pemenang Ballon d’Or Afrika pertama dari Maroko.

Sejak mencapai final pada edisi 2004, Maroko memang seolah kesulitan menembus tembok perempat final. Namun, dengan performa impresif di kandang sendiri dan dukungan penuh suporter, “Singa Atlas” kini tampil dengan mentalitas yang berbeda, siap menorehkan sejarah baru.

Mureks