Olahraga

Liverpool Tahan Imbang Arsenal 0-0 di Emirates, Sesali Absennya Hugo Ekitike di Lini Serang

Liverpool berhasil menahan imbang pemuncak klasemen Liga Primer, Arsenal, dengan skor kacamata 0-0 dalam laga yang digelar Jumat dini hari di Emirates Stadium. Pasukan Arne Slot menunjukkan performa terorganisasi dan disiplin, namun sangat merindukan kehadiran penyerang andalan mereka, Hugo Ekitike, yang absen karena cedera di lini serang.

Meski sudah lama keluar dari perburuan gelar juara, hasil imbang ini memberikan angin segar bagi publik Merseyside, menunjukkan kemampuan tim meredam lawan kuat.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Jalannya Pertandingan: Dominasi Awal Arsenal dan Peluang Liverpool

Arsenal memulai laga dengan agresif, mengurung Liverpool di area pertahanan mereka sendiri selama 20 menit pertama dalam upaya mencari gol cepat. Namun, justru tim tamu yang nyaris memecahkan kebuntuan.

Sebuah tembakan jarak jauh dari Conor Bradley menghantam mistar gawang setelah terjadi kesalahan komunikasi antara kiper David Raya dan bek William Saliba. Mureks mencatat bahwa momen ini menjadi salah satu peluang terbaik di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Florian Wirtz sempat merasa pantas mendapatkan penalti setelah dijatuhkan oleh Leandro Trossard. Namun, wasit Anthony Taylor mengabaikan protes dari para pemain Liverpool. Pasukan Slot terus mengembangkan permainan, tetapi ketiadaan sosok ujung tombak yang jelas di lini depan sangat terasa.

Dominik Szoboszlai juga mencoba peruntungannya melalui tendangan bebas dari jarak sekitar 35 yard, namun bola hanya mendarat di atap gawang. Laga ini memang minim peluang emas yang tercipta.

Implikasi Hasil dan Posisi Klasemen

Hasil imbang 0-0 ini membuat Liverpool tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Primer. Mereka kini tertinggal 14 poin dari Arsenal yang masih kokoh di puncak. Meskipun demikian, performa solid melawan tim pemuncak klasemen menjadi modal penting bagi The Reds.

Rating Pemain Liverpool

  • Alisson (7/10): Berkat solidnya pertahanan, kiper Brasil ini hanya perlu melakukan beberapa penyelamatan yang relatif nyaman.
  • Conor Bradley (7/10): Sangat tidak beruntung gagal mencetak gol spektakuler dari jarak hampir 30 yard dan menunjukkan banyak inisiatif menyerang. Namun, terkadang ia tertinggal di belakang Trossard. Ditandu keluar karena cedera yang mengkhawatirkan di akhir laga.
  • Ibrahima Konate (7/10): Dalam musim yang penuh kesalahan bagi bek besar Prancis ini, ini adalah kembalinya performa yang menjanjikan bagi para penggemar Liverpool.
  • Virgil van Dijk (7/10): Sang kapten menjalani musim yang sulit, tetapi ia dan rekan-rekannya berhasil membuat Gyokeres mati kutu, sekaligus membungkam penonton tuan rumah.
  • Milos Kerkez (7/10): Sempat dikalahkan beberapa kali oleh Saka, tetapi ini adalah penampilan yang lebih dewasa dan terukur dari mantan bintang Bournemouth tersebut. Faktanya, ia unggul di babak kedua melawan winger Inggris itu.
  • Ryan Gravenberch (7/10): Pemain internasional Belanda ini terlihat lebih mirip pemain gagah berani seperti musim lalu, dan mampu meladeni ujian saat menghadapi Rice dan Zubimendi.
  • Alexis Mac Allister (7/10): Gelandang Argentina ini berperan besar membuat Liverpool mengimbangi dan kemudian, terkadang, mengungguli lawan di lini tengah.
  • Dominik Szoboszlai (7/10): Pemain Hongaria ini bisa dibilang menjadi pemain terbaik Liverpool musim ini bersama Ekitike yang cedera, dan ia kembali tampil mengesankan di sini. Melepaskan beberapa tembakan tetapi tidak pernah terlihat akan mencetak gol.
  • Jeremie Frimpong (7/10): Terkadang agak sembrono, namun kecepatan dan energinya membuat Arsenal cukup waspada dengan lari-larinya yang menusuk. Pengambilan keputusan di sepertiga akhir kurang memuaskan.
  • Florian Wirtz (6/10): Penyerang Liverpool yang beroperasi paling sentral, rekrutan senilai £116 juta ini menunjukkan kilasan mengapa Liverpool membayarnya begitu mahal. Namun, masih belum banyak yang bisa dibanggakan.
  • Cody Gakpo (5/10): Lebih sering berakhir bergerak ke sisi kiri Liverpool, dan meski sang winger bekerja keras, ia cukup tidak efektif.

Pergantian Pemain dan Taktik Arne Slot

  • Joe Gomez (X/10): Masuk di detik-detik akhir menggantikan Bradley yang cedera.

Manajer Arne Slot (8/10): Meski banyak penggemar Liverpool makin ragu apakah Slot orang yang tepat untuk memimpin mereka ke depan, pelatih asal Belanda ini menerapkan taktik yang tepat saat mereka membuat Arsenal frustrasi. Dengan daya gedor tambahan, menurut Mureks, mereka bisa saja memenangkan kontes ini.

Mureks