Olahraga

Lima Bintang Jebolan Akademi Bayern Munich yang Bersinar di Serie A dengan Ratusan Penampilan

Akademi Bayern Munich dikenal sebagai salah satu kawah candradimuka terbaik di Eropa, secara konsisten melahirkan talenta-talenta berkualitas. Tidak sedikit dari para jebolan akademi raksasa Jerman ini yang kemudian merantau dan sukses meniti karier di liga-liga top lainnya, termasuk Serie A Italia.

Hingga 9 Januari 2026, sejumlah pemain hasil binaan akademi Bayern Munich tercatat telah membukukan banyak penampilan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia. Mureks merangkum, berikut adalah lima jebolan akademi Bayern Munich dengan jumlah penampilan terbanyak di Serie A:

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

1. Roberto Soriano (279 penampilan)

Gelandang serang berkebangsaan Italia, Roberto Soriano, yang lahir di Jerman, sempat menimba ilmu di akademi Bayern Munich. Namun, ia tidak pernah mencicipi bermain untuk tim utama Die Bayern. Pada 2009, Soriano memutuskan untuk bergabung dengan tim muda Sampdoria.

Sebelum promosi ke tim utama Sampdoria, Soriano sempat dipinjamkan ke FC Empoli pada musim 2010/2011 saat Empoli masih berkompetisi di Serie B. Debutnya di Serie A terjadi pada musim 2012/2013. Sepanjang kariernya di Serie A, Soriano telah bermain dalam 279 pertandingan bersama tiga klub berbeda: Sampdoria, Torino, dan Bologna.

2. Nicola Sansone (276 penampilan)

Nicola Sansone merupakan penyerang serbaguna yang pernah memperkuat berbagai tim kelompok umur Bayern Munich. Ia memulai petualangannya di Italia pada musim panas 2011 dengan bergabung ke Parma. Sansone dikenal cukup sering berpindah tim, tercatat membela lima klub berbeda di Italia: Parma, Crotone, Sassuolo, Bologna, dan Lecce.

Selama berkiprah di Serie A, Sansone telah mencatatkan 276 penampilan dengan kontribusi 41 gol dan 42 assist. Lecce menjadi klub terakhir yang diperkuatnya, namun sejak Juli 2025, ia berstatus tanpa klub.

3. Marin Pongracic (81 penampilan)

Bek tengah asal Kroasia, Marin Pongracic, juga pernah menimba ilmu di tim muda Bayern Munich sebelum akhirnya berlabuh ke tim muda FC Ingolstadt pada 2013. Kariernya di Serie A dimulai pada musim panas 2022 bersama Lecce.

Setelah dua musim berseragam Lecce, pemain berusia 28 tahun ini hijrah ke Fiorentina pada 2024 dengan biaya transfer 15 juta euro atau sekitar Rp294 miliar. Bersama La Viola, Pongracic kini menjadi pilihan utama di posisi bek tengah. Hingga saat ini, catatan Mureks menunjukkan ia telah membukukan 81 penampilan di Serie A.

4. Kenan Yildiz (79 penampilan)

Setelah satu dekade menimba ilmu di akademi Bayern Munich, Kenan Yildiz memutuskan untuk bergabung dengan tim muda Juventus pada musim panas 2022. Keputusan ini terbukti tepat, karena kariernya di Turin melesat tajam. Pada musim panas 2023, pemain berkebangsaan Turki ini berhasil promosi ke skuad senior Juventus.

Yildiz, yang kini berusia 20 tahun, telah menjadi salah satu pemain kunci di lini serang Nyonya Tua, diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan. Ia telah bermain dalam 79 pertandingan Serie A, menyumbang 15 gol dan 10 assist.

5. Flavius Daniliuc (59 penampilan)

Flavius Daniliuc menghabiskan 5,5 musim membela tim kelompok umur Bayern Munich sebelum bergabung dengan OGC Nice pada musim panas 2020. Performa impresifnya bersama Nice menarik perhatian Salernitana, yang menebus pemain asal Austria ini pada musim panas 2022 dengan biaya 5,8 juta euro atau sekitar Rp113 miliar.

Daniliuc sempat tampil reguler pada musim perdananya berkostum Salernitana. Namun, pada musim 2023/2024, ia mulai kehilangan tempat dan sempat dipinjamkan ke RB Salzburg serta Hellas Verona. Pada musim panas 2025, FC Basel menebusnya dengan biaya transfer 500 ribu euro atau sekitar Rp9,8 miliar. Selama berkarier di Serie A, Daniliuc tampil dalam 59 pertandingan dengan menyumbang 2 assist.

Dari daftar lima pemain jebolan akademi Bayern Munich yang telah mencatatkan banyak penampilan di Serie A ini, hanya Marin Pongracic dan Kenan Yildiz yang saat ini masih aktif merumput di Serie A 2025/2026. Keduanya tentu masih memiliki kesempatan besar untuk terus menambah jumlah penampilan mereka di liga elite Italia.

Mureks