Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, menanggapi dingin spekulasi yang mengaitkannya sebagai calon pengganti Enzo Maresca di kursi manajer Chelsea. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan komitmen penuhnya untuk tetap fokus membesut klub Prancis tersebut.
Rumor mengenai kepindahan Rosenior ke Stamford Bridge mencuat setelah Chelsea secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca tepat pada Tahun Baru 2026. Pemutusan kontrak manajer asal Italia itu dilakukan menyusul hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di kandang sendiri.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Sejumlah nama pelatih mulai masuk dalam bursa incaran The Blues. Liam Rosenior, yang kini menukangi Strasbourg, menjadi salah satu kandidat yang paling disorot, terutama karena koneksi kepemilikan. Chelsea dan Strasbourg diketahui sama-sama berada di bawah naungan BlueCo, grup konsorsium yang dipimpin oleh Todd Boehly.
Status Rosenior sebagai warga negara Inggris juga dinilai dapat mempermudah proses administrasi jika Chelsea serius ingin memboyongnya. Menurut pantauan Mureks, klub juara dunia itu hanya memerlukan persetujuan dari pelatih berusia 41 tahun tersebut untuk merekrutnya.
Menanggapi isu tersebut, Rosenior menyatakan bahwa ia masih ingin melanjutkan pekerjaannya di Strasbourg, klub yang telah dilatihnya sejak tahun 2024.
Tanggapan Liam Rosenior soal Isu Chelsea
“Saya ingin melakukan pekerjaan saya di sini, sesederhana itu. Realitas saat ini adalah saya adalah pelatih Strasbourg dan saya fokus pada posisi saya,” kata Rosenior, seperti dikutip dari Sports Illustrated.
Ia menambahkan, “Dalam hidup, tidak ada jaminan sama sekali. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Saya hanya melakukan pekerjaan saya.”
“Sudah ada spekulasi. Saya tidak ingin menjamin berapa lama saya akan berada di sini, tetapi saya menikmati diri saya di sini setiap hari. Saya berniat untuk terus melakukannya selama saya di sini,” tegas Rosenior.
Sebelum melatih Strasbourg, Liam Rosenior belum pernah menangani klub-klub yang berkompetisi di Premier League. Karier kepelatihannya sebelumnya dihabiskan dengan membesut dua klub divisi Championship, yakni Derby County dan Hull City.






