Pelatih Barcelona, Hansi Flick, secara terbuka mengakui kondisi lini belakang timnya yang jauh dari ideal. Dengan hanya tujuh pemain bertahan dalam skuad utama, Blaugrana menghadapi potensi masalah serius, terutama menjelang paruh kedua musim 2025/2026 yang padat.
Situasi paling mengkhawatirkan terjadi di sektor bek kanan, yang praktis hanya mengandalkan Jules Kounde. Krisis ini kian parah setelah Kounde mengalami cedera hamstring menjelang akhir tahun 2025, memaksanya menepi cukup lama untuk menjalani proses pemulihan.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Krisis Lini Belakang Barcelona Kian Parah Setelah Cedera Kounde
Absennya Kounde datang di waktu yang kurang tepat bagi Barcelona. Tim harus membuka Tahun Baru 2026 dengan jadwal pertandingan yang padat, termasuk partisipasi di ajang Piala Super Spanyol, yang menuntut kesiapan fisik dan kedalaman skuad yang memadai.
Hansi Flick tidak menutup mata terhadap situasi genting ini. Ia secara tegas menyampaikan kebutuhan tim akan tambahan pemain belakang di bursa transfer musim dingin. “Itu pertanyaan yang sulit. Kami belum siap. Jika Anda melihat lini belakang kami, dengan bek tengah dan bek sayap, kami membutuhkan pemain lain,” kata Flick, dikutip dari AS Diario.
Tantangan Mendatangkan Pemain Berkualitas di Bursa Transfer Musim Dingin
Meski demikian, Flick menyadari bahwa mendatangkan pemain berkualitas pada bursa transfer musim dingin bukanlah perkara mudah. Ia menekankan bahwa setiap rekrutan harus sesuai dengan kebutuhan tim dan kondisi finansial klub.
“Namun kami harus membicarakannya, dan cukup susah untuk mendatangkan pemain berkualitas di jendela transfer musim dingin,” ujar pelatih asal Jerman itu. Mureks mencatat bahwa tantangan ini seringkali menjadi kendala bagi klub-klub besar yang mencari solusi instan di tengah musim. “Saya yakin kami bisa melakukan sesuatu, tetapi itu harus masuk akal,” lanjut Flick.
Julian Ryerson Jadi Incaran Utama Barcelona
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Barcelona guna memperkuat sektor pertahanan. Salah satu pemain yang masuk radar serius manajemen adalah bek Borussia Dortmund, Julian Ryerson.
Ryerson dinilai sebagai opsi ideal karena memiliki fleksibilitas tinggi. Pemain berusia 28 tahun itu mampu memainkan dua peran di lini belakang, yakni bek sayap dan bek tengah, sesuai kebutuhan taktis Flick. Namun, Barcelona harus siap merogoh dana besar jika ingin merekrutnya. Dortmund disebut mematok harga sekitar 20 juta euro untuk Julian Ryerson, yang masih terikat kontrak hingga 2028.






