Kursi kepelatihan Chelsea kembali menjadi sorotan setelah kepergian mendadak Enzo Maresca. Liam Rosenior kini muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengisi posisi manajer di Stamford Bridge, menyusul pemecatan Maresca pada Kamis (1/1) waktu setempat.
Enzo Maresca, yang sebelumnya sukses membawa Leicester City, resmi menanggalkan jabatannya akibat ketegangan internal dengan jajaran hierarki dan pemilik klub. Manajemen The Blues bergerak cepat mencari suksesor, dengan nama Rosenior berada di urutan teratas daftar buruan.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Menurut pantauan Mureks, kedekatan Rosenior dengan konsorsium BlueCo, pemilik Chelsea sekaligus klub Strasbourg yang kini ditanganinya, menjadi faktor kunci. Pelatih berusia 41 tahun itu dinilai memiliki rapor mengkilap setelah berhasil membawa Strasbourg menembus kompetisi Eropa dan memuncaki fase grup Liga Konferensi. Kemampuannya memoles pemain muda dan gaya main yang atraktif dianggap sejalan dengan visi jangka panjang BlueCo.
Meski Rosenior menjadi favorit, langkah Chelsea diprediksi tidak akan mudah. Kepindahan sang pelatih berpotensi memicu gelombang protes dari pendukung Strasbourg yang merasa klub mereka sekadar menjadi “tim pengumpan” bagi Chelsea.
Selain eks manajer Hull City tersebut, sejumlah nama beken juga masuk dalam radar. Francesco Farioli, yang tengah membawa Porto tampil dominan di Liga Portugal, disebut-sebut sebagai opsi alternatif. Namun, Chelsea harus merogoh kocek sekitar 13 juta pound sterling atau sekitar Rp266 miliar rupiah jika ingin menebus klausul rilis pelatih berusia 36 tahun itu.
Kandidat lama seperti Roberto De Zerbi (Marseille) dan Kieran McKenna (Ipswich Town) tetap masuk dalam pertimbangan. Bahkan, nama legenda klub, Frank Lampard, yang saat ini sukses membawa Coventry memuncaki divisi Championship, turut mencuat sebagai langkah populis untuk meredam kekecewaan suporter.
Untuk sementara, Chelsea akan dipimpin oleh pelatih U-21, Calum McFarlane, saat menjamu Manchester City pada laga lanjutan Liga Primer Inggris, Senin (5/1). Kepergian Maresca dipastikan menyisakan lubang besar setelah seluruh staf kepelatihannya juga dikabarkan ikut hengkang dari London Barat.






