Olahraga

Liam Rosenior: “Jika Sesuatu Terjadi, Terjadilah,” Sinyal Kuat Menuju Kursi Manajer Chelsea

Sinyal penunjukan Liam Rosenior sebagai manajer Chelsea semakin menguat setelah pelatih asal Inggris itu menunjukkan gestur tak biasa usai memimpin Strasbourg berlaga di Liga Prancis, Minggu (4/1) dini hari WIB. Rosenior, yang kini berusia 41 tahun, terus dikaitkan dengan kursi manajer The Blues sepeninggal Enzo Maresca.

Dalam pertandingan terakhirnya, Rosenior masih memimpin Strasbourg saat ditahan imbang Nice 1-1. Namun, menurut laporan Sky Sports, ada indikasi kuat bahwa laga tersebut mungkin menjadi yang terakhir baginya bersama klub Prancis tersebut. Ia terlihat memeluk semua staf pelatih dan seluruh pemainnya di lapangan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tak hanya itu, Rosenior juga menghampiri sekitar 300 suporter Strasbourg yang hadir di Nice dan melambaikan tangan ke arah mereka. Mureks mencatat bahwa gestur ini menjadi sorotan mengingat skuad Strasbourg akan mendapat libur pada Minggu dan Senin pagi, sehingga tidak ada jaminan Rosenior akan hadir dalam sesi latihan pada Senin sore.

Tanggapan Rosenior soal Chelsea

Dalam jumpa pers usai pertandingan, Rosenior mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya akan menonton langsung duel Chelsea melawan Manchester City pada 4 Januari dan Fulham tiga hari berselang. Ia dengan tegas menjawab, “tak ada rencana hadir ke sana.”

Namun, ketika pertanyaan diubah konteksnya ke laga melawan Charlton Athletic di Piala FA dan Arsenal di Carabao Cup pada 10 dan 14 Januari, jawaban Rosenior berubah menjadi lebih ambigu. “Siapa yang tahu?” ujarnya, memicu spekulasi lebih lanjut.

Rosenior sendiri tampak ‘pasrah’ terkait peluangnya melatih Chelsea. Terlebih, Strasbourg dan Chelsea diketahui dimiliki oleh satu konsorsium bisnis yang sama, yakni BlueCo. Hal ini menambah bobot pada rumor yang beredar.

“Saya belum membahas apa pun saat ini. Saya tahu mereka (Chelsea) sedang mencari manajer. Jelas itu klub saudara kami,” kata Rosenior, mengonfirmasi hubungan kepemilikan kedua klub.

Ia melanjutkan, “Selain itu, saya benar-benar ingin fokus pada klub ini karena klub ini telah memberi saya begitu banyak. Begitu banyak kenangan indah, begitu banyak momen indah. Para pemain, para penggemar, ini kota yang hebat.”

“Saya rasa tidak pantas membicarakan hal lain setelah laga yang berakhir imbang. Seperti yang saya katakan sebelumnya, jika sesuatu terjadi, terjadilah, tetapi saat ini belum ada yang terjadi,” tegasnya, menjaga profesionalisme namun tidak menampik kemungkinan.

Mureks