Olahraga

Liam Rosenior: Chelsea Punya Potensi Tiru Era Emas Manchester United dengan Skuad Muda

, manajer baru Chelsea, telah menyatakan ambisi besarnya untuk meniru kesuksesan legendaris ‘Class of 92’ di Stamford Bridge. Filosofi pengembangan pemain muda yang pernah membawa kejayaan bagi Sir Alex Ferguson itu kini menjadi cetak biru bagi Rosenior untuk The Blues.

Penunjukan Rosenior salah satunya didasari oleh keberhasilannya dalam mengembangkan pemain muda di Strasbourg, klub yang juga dimiliki oleh BlueCo. Kini, ia ditugaskan untuk mereplikasi kesuksesan serupa di London barat.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Rosenior akan memimpin pertandingan pertamanya bersama The Blues pada Sabtu malam, saat mereka bertandang ke markas Charlton dalam putaran ketiga Piala FA. Laga ini bisa menjadi kesempatan bagi mantan pelatih Strasbourg tersebut untuk menurunkan beberapa anggota skuad yang jarang bermain, memungkinkan mereka untuk unjuk gigi di hadapan pria berusia 41 tahun yang baru menggantikan Enzo Maresca awal pekan ini.

Sebelumnya, Maresca sempat mengeluhkan bahwa ia diberitahu anggota skuad mana yang bisa ia pilih dan harus mengatur menit bermain individu, bahkan dalam pertandingan yang ketat. Rosenior telah menegaskan bahwa ia akan diberikan kebebasan penuh untuk membuat keputusan tersebut, namun ia menekankan keinginannya untuk mengembangkan inti pemain muda di klub.

Catatan Mureks menunjukkan, Chelsea saat ini memiliki skuad termuda di Liga Primer, sebuah fakta yang di masa lalu sempat menuai kritik karena dianggap terlalu muda untuk bersaing di level tertinggi. Meski demikian, pelatih asal Italia sebelumnya, Maresca, berhasil memaksimalkan potensi tim dan memenangkan Liga Konferensi serta Piala Dunia Klub, sebelum akhirnya didepak.

Hierarki Chelsea kini beralih kepada Rosenior, yang mereka kenal baik dari masa kepemimpinannya di Ligue 1, untuk mengubah tim yang stagnan menjadi kekuatan yang lebih konsisten. Manajer baru ini yakin bisa membawa kesuksesan, meskipun itu berarti mengikuti cetak biru lama.

Visi Rosenior: Meniru Jejak Sir Alex Ferguson

“Saya adalah penggemar Manchester United dan sekarang saya sangat menjadi penggemar Chelsea,” ujar Rosenior kepada media menjelang laga tandang ke The Valley. “Saya ingat Sir Alex Ferguson cukup berani untuk memasukkan enam atau tujuh pemain berusia antara 19 dan 21 tahun ke dalam tim yang memenangkan gelar karena dia percaya pada mereka.”

“Mereka tumbuh dan memenangkan trofi demi trofi. Itu adalah periode yang luar biasa dalam sejarah klub tersebut. Tanpa keberanian itu, hal tersebut tidak akan terjadi. Ada potensi untuk itu di sini,” tambahnya, menunjuk Moises Caicedo, Enzo Fernandez, Cole Palmer, dan Reece James sebagai “pemain kelas dunia dan masih sangat, sangat muda.”

Taktik Intensitas ala Strasbourg untuk Chelsea

Rosenior juga meyakini bahwa tim Strasbourg yang ia latih memiliki kemiripan dengan skuad Chelsea yang kini ia warisi. Pelatih asal Inggris itu menjelaskan, “jika Anda menyaksikan tim Strasbourg yang saya latih, semua orang senang menonton mereka karena mereka bermain dengan intensitas. Kenapa? Karena mereka muda, bugar, tidak rentan cedera. Saya akan bekerja sangat keras untuk menciptakan itu di sini.”

Ia melanjutkan dengan mengakui pentingnya “melatih para pemain dengan benar, bekerja dengan tim medis dan menjaga mereka karena mereka memiliki karir yang luar biasa di depan.” Namun, Rosenior optimistis bahwa hal ini tidak akan menghalangi tim untuk meraih kesuksesan dan memenangkan gelar besar dalam waktu dekat. “Jika saya pikir tidak mungkin menang dengan kelompok ini, saya tidak akan datang,” tegasnya.

Tantangan Empat Kompetisi Menanti Rosenior

Chelsea masih berjuang di semua lini untuk meraih trofi dan memulai kampanye Piala FA mereka pada hari Sabtu. Di Liga Primer, The Blues telah tertinggal jauh dari perburuan gelar, dengan selisih 18 poin dari pemuncak klasemen Arsenal. Namun, mereka berpeluang memberikan pukulan telak kepada rival London tersebut di semifinal dua leg Piala Carabao.

Di Liga Champions, tim asal London barat ini masih diperkirakan akan lolos ke babak gugur, meskipun kemungkinan harus puas dengan tempat di babak play-off karena posisi delapan besar akan sulit dicapai. Mereka hanya terpaut dua poin dari Atletico Madrid, namun berada lima posisi di bawahnya dalam tabel 36 tim. Chelsea masih harus menghadapi Pafos dan Napoli di sisa laga fase grup.

Mureks