Lenovo kembali mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan berbagai konsep teknologi inovatif. Setelah sukses dengan konsep Legion Pro Rollable yang menghadirkan pengalaman gaming ultra-lebar pada laptop dan Auto-Twist yang memukau, kini giliran sebuah keyboard adaptif yang siap mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat komputasi.
Dinamakan Lenovo Adaptable Keyboard Concept, keyboard ini tidak hanya menarik perhatian dengan desainnya yang ramping dan minimalis, tetapi juga menyimpan trik rahasia yang sesuai dengan namanya: kemampuan penyesuaian jenis sakelar (switch) secara instan. Dalam sekejap, sensasi sentuhan tombol dapat berubah dari hening dan taktil menjadi ‘click-clack’ khas keyboard mekanikal yang memuaskan.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Inovasi ini memungkinkan pengguna untuk mengubah jenis sakelar keyboard secara langsung, tanpa perlu repot menggunakan alat pembuka keycap. Cukup dengan menekan satu tombol, pengguna bisa beralih antara mode kerja hening di kantor atau menikmati sentuhan taktil yang presisi untuk pengalaman bermain gim yang imersif.
Mekanisme di Balik Adaptabilitas
Lenovo Adaptable Keyboard Concept menawarkan pilihan tiga jenis sakelar utama: Red (Linear), Blue (Clicky), dan Brown (Tactile). Kemampuan adaptasi instan ini dijelaskan oleh perwakilan Lenovo, yang menyatakan, “Ini dilakukan melalui sakelar magnetis yang secara otomatis menyesuaikan respons dan kedalaman goresan setiap tombol secara instan setelah Anda menekan tombol khusus di sudut kanan atas.”
Tidak hanya itu, lampu latar RGB pada keyboard juga akan berubah warna sesuai dengan jenis sakelar yang dipilih. Untuk sakelar Brown yang warnanya kurang menarik, Lenovo menggunakan latar belakang ungu sebagai gantinya.
Tim redaksi Mureks yang berkesempatan mencoba langsung konsep keyboard ini merasakan perbedaan yang jelas antara setiap jenis sakelar, dari suara ‘klik’ yang lebih keras hingga suara yang nyaris hening antara sakelar Red dan Blue. Perubahan ini terasa sangat mudah, baik saat menulis dokumen maupun saat bermain gim.
Mureks mencatat bahwa meskipun mungkin belum memiliki akurasi penuh seperti sakelar magnetis pada keyboard mekanikal terbaik di pasaran seperti Lemokey P1 HE, konsep ini merupakan lompatan signifikan bagi dunia keyboard. Semua fitur ini dikemas dalam papan ketik yang ergonomis dan ringkas, menjadikannya inovasi yang sangat dinanti.
Masa Depan Keyboard Adaptif
Saat ini, Lenovo Adaptable Keyboard Concept masih dalam tahap prototipe, sehingga belum ada kepastian apakah produk akhir akan hadir dalam versi nirkabel atau berkabel, meskipun terlihat adanya ikon Bluetooth pada bingkai. Lenovo mengindikasikan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum produk final dirilis, dan kemungkinan akan ada lebih banyak variasi jenis sakelar di masa depan.
Jika konsep ini berhasil diwujudkan, Lenovo berharap Adaptable Keyboard Concept dapat tersedia di pasaran pada akhir tahun 2026. Konsep keyboard yang mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pengguna, tanpa perlu mengganti papan ketik atau sakelar secara manual, adalah ide yang sangat menarik.
Meskipun Lenovo Adaptable Keyboard Concept diperkirakan akan menjadi perangkat premium dengan harga yang tidak semurah keyboard di bawah 100 dolar AS yang banyak beredar, inovasi ini tetap menjadi salah satu yang paling dinantikan pada tahun 2026.






