Legenda Liverpool dan pandit sepak bola, Jamie Carragher, secara tegas menyatakan bahwa Liam Rosenior masih terlalu minim pengalaman untuk mengemban tugas sebagai manajer Chelsea. Menurut Carragher, klub sebesar Chelsea terbiasa ditangani oleh pelatih-pelatih dengan rekam jejak yang kaya.
Nama Liam Rosenior belakangan santer disebut sebagai kandidat kuat manajer baru Chelsea, menyusul lengsernya Enzo Maresca. Saat ini, Rosenior menjabat sebagai pelatih klub Prancis, Strasbourg, yang juga berada di bawah kepemilikan grup yang sama dengan Chelsea, BlueCo.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Namun, Rosenior belum memiliki pengalaman melatih di Premier League. Sebelum menangani Strasbourg, ia sempat memimpin Hull City di Championship Division, kasta kedua Liga Inggris.
Kondisi ini memicu keraguan dari Jamie Carragher. Meski demikian, Carragher tetap memuji Rosenior sebagai pelatih muda yang menjanjikan, namun ia merasa tawaran untuk melatih Chelsea datang terlalu cepat bagi pelatih berusia 41 tahun tersebut.
“Ini adalah kesempatan besar baginya, tetapi Chelsea dan para suporter tidak terbiasa dengan penunjukan seperti itu. Mereka terbiasa dengan Jose Mourinho, Guus Hiddink, Antonio Conte – manajer-manajer besar yang datang dan memberikan dampak besar pada klub mereka. Saya tidak melihat Rosenior melakukan hal itu,” ujar Carragher, dikutip dari Mirror.
“Itu bukan berarti saya tidak menghormati atau mengkritik Liam Rosenior, dia masih muda dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi pelatih top suatu hari nanti. Bagi saya, ini hanyalah pekerjaan yang mungkin terlalu dini untuk meraih kesuksesan yang seharusnya diharapkan Chelsea sebagai sebuah klub sepak bola,” tambahnya.
Jika nantinya Rosenior benar-benar ditunjuk, ia akan menghadapi tugas berat. Menurut Mureks, ia harus mampu membangkitkan performa The Blues yang saat ini masih tertahan di peringkat kelima Liga Inggris dengan koleksi 31 poin.
Situasi ini menuntut seorang manajer dengan kapasitas dan pengalaman mumpuni untuk membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas.






