Hiburan

Larian Studios Pastikan Sistem Armor Divinity Tak Lagi Ikuti Original Sin 2 yang Dinilai Bermasalah

Larian Studios, pengembang di balik kesuksesan besar Baldur’s Gate 3, secara resmi mengonfirmasi bahwa game terbarunya, Divinity, tidak akan lagi menggunakan sistem armor yang diterapkan di Divinity: Original Sin 2 (DOS2). Keputusan ini disambut baik oleh banyak penggemar yang menganggap sistem sebelumnya membatasi kebebasan bermain.

Perubahan Fundamental pada Mekanisme Pertahanan

Konfirmasi penting ini datang dari Nick Pechenin, Head of Design di Larian Studios. Saat menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pertahanan dalam game Divinity yang akan datang, Pechenin menyatakan, “tidak akan mempertahankan sistem armor sihir dari DOS2.” Pernyataan ini memberikan kejelasan di tengah minimnya informasi detail mengenai proyek ambisius Larian tersebut.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Sistem armor di Divinity: Original Sin 2 membagi perlindungan karakter menjadi dua kategori utama: fisik dan magis. Kedua jenis armor ini secara efektif berfungsi sebagai dua bar kesehatan tambahan yang terpisah untuk musuh, dan hanya bisa dilemahkan oleh jenis kerusakan yang sesuai. Menurut catatan Mureks, sistem ini seringkali memaksa pemain untuk fokus pada satu jenis kerusakan (fisik atau magis) dalam tim mereka, demi memecahkan armor musuh lebih cepat. Hal ini secara tidak langsung mengurangi keragaman build karakter dan strategi tim.

Lebih lanjut, sistem lama juga mendorong pemain untuk menunda penggunaan kemampuan “menyenangkan” atau fun abilities mereka hingga armor musuh berhasil dihancurkan. Ini menciptakan alur permainan yang kurang dinamis dan repetitif.

Janji Keseimbangan dan Kebebasan Bermain

Pechenin menjanjikan pendekatan yang lebih seimbang di game Divinity terbaru. “Akan ada cara untuk melindungi karakter Anda dari bahaya, tetapi Anda tidak perlu menunggu sebelum dapat menggunakan keterampilan menyenangkan Anda pada musuh,” jelasnya. Ini mengindikasikan bahwa pemain akan memiliki lebih banyak kebebasan untuk menggunakan kemampuan mereka sejak awal pertarungan, tanpa harus terpaku pada penghancuran armor terlebih dahulu.

Misteri Sistem Ekonomi Aksi

Selain sistem armor, pertanyaan lain yang masih menggantung adalah mengenai sistem ekonomi aksi (action economy) yang akan digunakan. Apakah Divinity akan kembali ke sistem Action Point yang memecah belah di DOS2, atau mengadopsi sistem Action/Bonus Action yang lebih tidak membatasi dari Baldur’s Gate 3?

Larian Studios memberikan petunjuk samar terkait hal ini, menyebutkan “sistem ekonomi aksi dan progresi karakter baru.” Mereka berharap sistem ini akan “intuitif namun mendalam” bagi penggemar kedua game sebelumnya. Tim redaksi Mureks menduga ini bisa menjadi versi modifikasi dari Action Point DOS2, mungkin dengan kebebasan aksi yang lebih mirip Baldur’s Gate 3, namun detail pastinya masih harus dinantikan.

Proyek Ambisius Larian Studios

Divinity disebut-sebut sebagai “game terbesar yang pernah dibuat” oleh Larian Studios. Proyek ini menandai kembalinya Larian ke dunia orisinal mereka setelah sukses besar dengan Baldur’s Gate 3. Meskipun detailnya masih sangat terbatas, dengan hanya trailer pengungkapan yang “berdarah” di The Game Awards yang memberikan gambaran atmosfer, perubahan sistem armor ini menjadi salah satu berita paling konkret dan signifikan yang telah dikonfirmasi.

Mureks