Teknologi

Laporan Morgan Stanley: Apple Bakal Sematkan Kamera 200 MP pada iPhone 21 Tahun 2028

Apple berencana melakukan lompatan besar dalam teknologi kamera ponselnya. Raksasa teknologi asal Cupertino itu dikabarkan akan menyematkan sensor kamera beresolusi 200 megapiksel (MP) pada lini iPhone 2028, yang kemungkinan akan dikenal sebagai iPhone 21. Informasi mengejutkan ini berasal dari catatan internal yang dirilis oleh bank investasi terkemuka, Morgan Stanley, kepada para klien mereka pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Adopsi sensor 200 MP ini menandai perubahan strategi signifikan bagi Apple. Selama bertahun-tahun, perusahaan tersebut dikenal konservatif dalam hal megapiksel, lebih memprioritaskan optimalisasi perangkat lunak dan kemampuan pemrosesan gambar. Model-model iPhone terbaru secara konsisten menggunakan sensor 12 MP atau 48 MP.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pergeseran ini tidak lepas dari dinamika pasar global yang menunjukkan peningkatan permintaan konsumen akan resolusi tinggi. Kompetitor utama Apple, seperti Samsung, telah lebih dulu memperkenalkan sensor 200 MP pada beberapa model ponsel Android kelas atas mereka. Apple tampaknya tidak ingin tertinggal dalam persaingan di segmen premium ini.

Keunggulan Resolusi Tinggi untuk Fotografi Mobile

Sensor 200 megapiksel menawarkan sejumlah keuntungan teknis yang substansial. Resolusi masif ini memungkinkan pengguna untuk melakukan cropping ekstrem pada foto tanpa mengorbankan detail penting. Fleksibilitas ini sangat berharga bagi fotografer mobile, memberikan ruang lebih besar dalam proses pasca-produksi.

Dengan demikian, iPhone 21 berpotensi menjadi perangkat dengan kualitas foto mobile paling mendetail yang pernah diproduksi oleh Apple, membuka dimensi baru dalam pengalaman fotografi seluler.

Diversifikasi Rantai Pasok Jadi Pendorong Utama

Keputusan Apple untuk mengadopsi sensor 200 MP ternyata tidak hanya didorong oleh persaingan teknologi semata. Menurut catatan Morgan Stanley, langkah ini erat kaitannya dengan strategi mitigasi risiko perusahaan.

Apple berupaya mendiversifikasi rantai pasok komponennya. Ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan masif pada satu pemasok utama, terutama di tengah meningkatnya risiko geopolitik global yang dapat mengganggu produksi.

Pergeseran Pemasok: Dari Sony ke Samsung?

Selama ini, Apple sangat mengandalkan Sony sebagai pemasok utama sensor kamera CMOS mereka. Namun, laporan mengindikasikan bahwa Sony belum mampu menandingi teknologi sensor resolusi ultra-tinggi yang dimiliki oleh pesaing.

Inilah mengapa Apple mulai melirik Samsung. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut disebut-sebut berpotensi besar menjadi pemasok sensor kamera 200 MP untuk iPhone masa depan. Bahkan, catatan Mureks menunjukkan bahwa produksi sensor ini kemungkinan akan dilakukan di fasilitas Samsung di Amerika Serikat, menambah dimensi strategis pada kemitraan potensial ini.

Mureks