Awal tahun 2026 menjadi periode yang kurang menguntungkan bagi sejumlah klub raksasa Liga Inggris. Liverpool, Manchester United, dan Manchester City secara mengejutkan kompak belum mampu memetik kemenangan, seolah ‘hobi’ bermain imbang dalam setiap laga.
Teranyar, Liverpool harus puas berbagi angka saat bertandang ke markas pemuncak klasemen sementara, Arsenal. Laga yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB itu berakhir tanpa gol, 0-0.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Hasil tersebut menandai laga ketiga The Reds di Premier League pada awal 2026 tanpa kemenangan. Meski belum terkalahkan, tim asuhan Jürgen Klopp gagal meraih poin maksimal setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Leeds United (1 Januari) dan 2-2 kontra Fulham (4 Januari). Catatan Mureks menunjukkan, absennya beberapa pemain kunci akibat Piala Afrika dan cedera disinyalir menjadi penyebab tumpulnya daya gedor Liverpool, bahkan sempat nir-tembakan tepat sasaran saat melawan Arsenal, sebuah kejadian langka sejak 2010.
Fenomena serupa juga melanda dua tim asal Manchester. Sehari sebelumnya, Manchester City dan Manchester United juga hanya mampu meraih hasil imbang dalam pertandingan masing-masing, memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka sejak pergantian tahun.
Tren Imbang Klub Raksasa di Awal 2026
Berikut adalah rangkuman hasil klub-klub top Inggris di awal tahun 2026:
- Liverpool (3 Laga, 0 Menang)
- 1 Januari: Liverpool 0-0 Leeds United
- 4 Januari: Fulham 2-2 Liverpool
- 9 Januari: Arsenal 0-0 Liverpool
Status: 3 laga, 3 poin. Absennya pemain kunci karena Piala Afrika dan cedera membuat daya gedor tumpul.
- Manchester City (3 Laga, 0 Menang)
- 1 Januari: Sunderland 0-0 Man City
- 4 Januari: Man City 1-1 Chelsea
- 7 Januari: Man City 1-1 Brighton
Status: 3 laga, 3 poin. Hasil ini membuat City tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen.
- Manchester United (2 Laga, 0 Menang)
- 4 Januari: Leeds United 1-1 MU
- 7 Januari: Burnley 2-2 MU
Status: 2 laga, 2 poin. Meskipun Benjamin Sesko mulai gacor dengan brace ke gawang Burnley, lini belakang MU masih rapuh.
- Chelsea (2 Laga, 0 Menang)
- 4 Januari: Manchester City 1-1 Chelsea (Enzo Fernandez menyelamatkan poin di menit akhir)
- 7 Januari: Fulham 2-1 Chelsea
Status: 1 imbang, 1 kalah. Dalam laga terakhirnya Chelsea harus takluk di tangan Fulham.
- Tottenham Hotspur (3 Laga, 0 Menang)
- 1 Januari: Brentford 0-0 Tottenham
- 4 Januari: Tottenham 1-1 Sunderland
- 7 Januari: Bournemouth 3-2 Tottenham
Status: 2 imbang, 1 kalah. Kekalahan dari Bournemouth membuat Spurs kini tercecer di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris sementara.
Puasa kemenangan yang dialami klub-klub besar ini secara tidak langsung membuat persaingan di papan atas Liga Inggris semakin menarik. Arsenal justru mampu menjaga konsistensinya di puncak klasemen, sementara para pesaingnya masih berjuang keras mencari momentum di awal tahun 2026.






