Olahraga

Alan Shearer Heran: “Akan Sangat Aneh Jika Manchester United Kembali ke Solskjaer”

Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, menyuarakan keheranannya atas potensi kembalinya Ole Gunnar Solskjaer ke kursi kepelatihan Manchester United. Shearer menegaskan bahwa akan “sangat aneh” bagi klub untuk menunjuk kembali pelatih asal Norwegia itu, terutama setelah pemecatan Ruben Amorim yang kontroversial.

Manchester United dilaporkan akan mengadakan pembicaraan dengan mantan striker mereka tersebut pada Sabtu ini, 10 Januari 2026, menyusul spekulasi kembalinya Solskjaer ke Old Trafford.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Peringatan Shearer Terkait Solskjaer

Solskjaer sebelumnya meninggalkan United pada akhir musim 2020/21, setelah berhasil membawa klub finis dua kali di empat besar Liga Primer dan mencapai final Liga Europa. Sejak kepergiannya, ia sempat melatih Besiktas dan kini berstatus bebas transfer.

Meskipun memiliki sejarah dan kedekatan emosional dengan klub, Shearer mengingatkan agar United tidak kembali ke masa lalu. “Akan sangat aneh jika kembali ke Ole Gunnar Solskjaer,” kata Shearer kepada Betfair. “Saya mengerti Darren Fletcher atau Michael Carrick, tetapi saya tidak akan mengerti jika kembali ke orang yang sudah dipecat klub. Saya tahu Ole pernah bermain untuk klub, memiliki sejarah dan kedekatan yang hebat di sana, dan melakukan pekerjaan dengan baik sebagai pelatih sementara, tetapi mereka memecatnya karena suatu alasan.”

Shearer mendesak United untuk berhati-hati dan mempertimbangkan penunjukan manajer permanen setelah Piala Dunia, tergantung pada ketersediaan nama-nama besar seperti Thomas Tuchel atau Carlo Ancelotti.

Kritik Pedas Pemecatan Amorim dan Kondisi Klub

Mantan penyerang Newcastle United itu juga tidak terkejut dengan pemecatan Ruben Amorim. “Saya sama sekali tidak terkejut bahwa Amorim akhirnya dipecat. Saya pikir Ruben Amorim tahu itu akan terjadi. Dia tidak memberi mereka pilihan dengan ledakan amarahnya setelah pertandingan Leeds,” jelas Shearer.

Menurut Shearer, tindakan Amorim yang secara terbuka mengkritik atasan adalah pemicu utama. “Dalam bidang kehidupan apa pun, jika Anda secara terbuka mengkritik atasan Anda, Anda tahu apa yang akan terjadi. Begitu dia melakukannya, itu hanya masalah waktu. Saya pikir dia tahu apa yang dia lakukan, dia tahu tanda-tandanya sudah jelas dan omelan itu adalah caranya untuk mencoba menjatuhkan orang lain bersamanya.”

Manchester United sendiri berencana mendatangkan pelatih sementara setelah kepergian Amorim, dengan Michael Carrick juga dikaitkan. Namun, Shearer memperingatkan bahwa terlalu banyak masalah di United yang tidak dapat diatasi oleh Solskjaer.

“Saya sepenuhnya memahami Carrick atau Fletcher untuk membawa mereka hingga akhir musim. Tetapi tampaknya ini adalah hal yang berulang, dan mereka harus benar-benar berhati-hati. Jika manajer interim bekerja dengan baik, mereka harus benar-benar berhati-hati agar tidak terjebak dalam perangkap itu lagi,” tambahnya.

Kegagalan Kolektif dan Masa Depan United

Saat ini, Manchester United berada di urutan ketujuh klasemen Liga Primer, hanya terpaut tiga poin dari empat besar. Namun, catatan Mureks menunjukkan, Shearer pesimis terhadap perbaikan signifikan dalam waktu dekat.

“Saya tidak yakin keadaan di Manchester United akan jauh lebih baik. Saya tahu mereka akan mendapatkan kembali pemain dari Piala Afrika dan mereka mengalami cedera, tetapi saya masih berpikir mereka adalah tim peringkat ketujuh atau kedelapan. Saya rasa mereka tidak jauh lebih baik dari itu,” ujarnya.

Shearer menekankan bahwa kegagalan di Old Trafford adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya manajer atau pemain. “Para pemain harus bertanggung jawab, begitu pula manajer, dan para pengambil keputusan di Old Trafford atas pemecatan Amorim. Merekalah yang duduk di ruangan bersamanya, mengira dia adalah orang yang tepat, mengetahui sistemnya, dan pada akhirnya salah mengambil keputusan. Ini adalah kegagalan kolektif.”

Ia juga menyoroti serangkaian keputusan keliru manajemen, termasuk perekrutan dan pemecatan Dan Ashworth, serta perekrutan Amorim. “Ada begitu banyak hal yang salah dengan klub itu. Itulah mengapa perubahan tidak akan terjadi dalam semalam,” tegasnya.

United akan menghadapi Brighton di putaran ketiga Piala FA akhir pekan ini, dengan Darren Fletcher kembali memimpin tim setelah hasil imbang 2-2 melawan Burnley. Sementara itu, manajemen Setan Merah akan terus melakukan pembicaraan dengan Solskjaer.

Mureks