Manchester City telah mencatatkan rekor belanja pemain yang fantastis di bawah kepemimpinan manajer Pep Guardiola. Sejak kedatangannya pada tahun 2016, klub raksasa Liga Primer Inggris ini total menghabiskan 2 miliar Euro atau setara Rp 39,2 triliun untuk mendatangkan amunisi baru ke Etihad Stadium.
Angka fantastis tersebut menjadikan Manchester City sebagai klub dengan pengeluaran transfer terbesar di era manajer yang sama. Teranyar, pada bursa transfer musim dingin Januari 2026, The Citizens baru saja merampungkan pembelian winger Antoine Semenyo dari Bournemouth dengan nilai 62,5 juta Pounds, atau sekitar Rp 1,4 triliun.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Menurut pantauan Mureks, dominasi belanja Manchester City ini jauh melampaui pesaing terdekatnya. Diego Simeone bersama Atletico Madrid berada di urutan kedua dengan total pengeluaran 1,2 miliar Euro. Sementara itu, manajer lain yang masuk daftar 10 besar paling boros antara lain Thomas Tuchel, yang menghabiskan 1,1 miliar Euro untuk empat klub berbeda, serta Mikel Arteta di Arsenal dengan 1 miliar Euro.
Meski demikian, tidak semua investasi besar Manchester City selalu berbuah manis. Contohnya adalah Jack Grealish, pemain termahal yang pernah dibeli Guardiola dengan harga 117 juta Euro. Saat ini, Grealish tengah dipinjamkan ke Everton dan berpotensi dipermanenkan oleh klub tersebut, menunjukkan bahwa harga tinggi tidak selalu menjamin kesuksesan instan.
Data pengeluaran ini, yang dirangkum dari Transfermarkt, menegaskan ambisi Manchester City untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dan dunia dengan dukungan finansial yang masif.






