Jika ini adalah naskah film Hollywood, mungkin kritikus akan menganggapnya terlalu berlebihan. Namun, bagi ribuan penggemar di Wales Utara, kemenangan Wrexham AFC atas Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA 2025/2026 adalah realitas yang jauh lebih manis daripada fiksi manapun. Kemenangan dramatis lewat adu penalti 4-3 setelah hasil imbang 3-3 yang menegangkan bukan sekadar tiket menuju babak keempat. Ini adalah pernyataan bahwa Proyek Wrexham di bawah kepemilikan duo aktor Ryan Reynolds dan Rob McElhenney telah mencapai level baru, level di mana mereka mampu berdiri sejajar dan menjatuhkan tim dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Mengakhiri Penantian Seperempat Abad
Kemenangan pada Sabtu, 10 Januari 2026, ini mengakhiri penantian panjang 26 tahun. Catatan Mureks menunjukkan, terakhir kali The Dragons menyingkirkan tim Premier League di Piala FA adalah pada musim 1999/2000. Saat itu, mereka mengalahkan Middlesbrough dengan skor 2-1. Sejak momen bersejarah tersebut, Wrexham sempat terjun bebas ke divisi amatir (National League) dan mengalami krisis finansial yang nyaris membubarkan klub.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Kini, lebih dari seperempat abad kemudian, Wrexham kembali ke peta kekuatan sepak bola Inggris sebagai tim Championship (kasta kedua) yang disegani. Menyingkirkan Nottingham Forest, juara Eropa dua kali yang kini berkompetisi di Liga Primer Inggris, adalah bukti sahih bahwa investasi, visi, dan gairah yang dibawa kepemilikan baru telah mengubah DNA klub secara total.
Lebih dari Sekadar Uang
Banyak kritikus awalnya menganggap kehadiran Reynolds dan McElhenney hanya untuk kebutuhan konten serial dokumenter Welcome to Wrexham. Namun, atmosfer di STōK Cae Ras semalam membuktikan sebaliknya. Ada koneksi emosional yang mendalam antara pemilik, pemain, dan komunitas lokal.
Kiper Arthur Okonkwo, yang menjadi pahlawan dengan dua tepisan penalti krusial, adalah simbol dari ambisi tersebut. Wrexham kini bukan lagi tim yang sekadar beruntung, melainkan tim dengan struktur skuad yang kompetitif dan mentalitas pemenang.
Dengan kemenangan ini, Wrexham kini menanti undian putaran keempat. Nama-nama besar seperti Manchester City, Liverpool, atau Arsenal bisa saja menjadi lawan berikutnya. Namun, bagi para pendukung Wrexham, mereka tidak lagi takut. Seperti yang sering dikatakan Ryan Reynolds: “In Wrexham, we believe.” Kemenangan semalam adalah pengingat bahwa di Piala FA, kasta hanyalah angka di atas kertas, dan semangat komunitas adalah bahan bakar yang bisa meruntuhkan raksasa mana pun.






