Pola makan yang tepat menjadi kunci utama dalam upaya penurunan berat badan. Meskipun rutin berolahraga, konsisten mencapai target langkah harian, atau tidur tepat waktu, semua usaha tersebut bisa sia-sia jika asupan makanan tidak dijaga dengan baik. Menurunkan berat badan bukan berarti melewatkan waktu makan, melainkan memilih makanan utuh yang bergizi dan mengenyangkan.
Akhir tahun lalu, influencer kebugaran dan kesehatan Sharon Rodrigues berhasil menarik perhatian publik setelah membagikan kisah suksesnya menurunkan berat badan hingga 39 kilogram. Pencapaian ini diraihnya dengan menerapkan pola makan tinggi protein dan bernutrisi secara konsisten.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Dalam unggahannya, Sharon mengungkap daftar menu yang ia konsumsi secara rutin selama proses penurunan berat badan tersebut. Ia bahkan menyatakan akan memilih menu yang sama jika harus kembali menurunkan 39 kg. Melansir laman Hindustan Times, Rabu, 7 Januari 2026, Sharon menekankan pentingnya mengombinasikan olahraga dengan pola makan yang tepat.
Sharon menegaskan bahwa kunci keberhasilannya adalah konsistensi. “Aku tidak menurunkan 39 kg dengan makanan mahal atau rencana yang ribet. Yang aku makan itu-itu saja setiap hari. Kalau harus dirangkum, kuncinya cuma satu yakni konsistensi. Tanpa alasan. Tanpa menyiksa diri. Hanya konsistensi, struktur, dan makanan yang benar-benar bikin kenyang,” ujar Sharon.
Menu Harian Sharon Rodrigues
Mureks mencatat bahwa berikut adalah daftar menu yang dikonsumsi Sharon setiap hari selama proses penurunan berat badan:
Sarapan (sekitar pukul 12.00)
- 40 gram oat
- 150 gram yogurt tinggi protein
- 80 gram blueberry
- Air atau susu almond untuk merendam
- Madu
- Chia seed, flax meal, dan campuran biji-bijian
Kandungan gizi sarapan ini sekitar 350 kalori, dengan 30–35 gram protein, 45 gram karbohidrat, dan 6–8 gram lemak. Menurut Sharon, menu ini sangat mengenyangkan, membantu mengurangi keinginan ngemil, rasanya seperti dessert, dan membuatnya kenyang hingga 4–5 jam.
Suplemen
Untuk suplemen, Sharon mengonsumsi pre-workout di pagi hari, satu kali protein shake rendah lemak (biasanya setelah olahraga), kopi tanpa gula dua kali sehari, serta teh di pagi hari yang dicampur madu, lemon, jahe, kayu manis, dan air panas. Protein shake yang ia konsumsi mengandung sekitar 120 kalori, 24–25 gram protein, serta karbohidrat dan lemak yang sangat minim.
Makan Malam (sebelum pukul 18.00)
- 200–220 gram dada ayam panggang
- Aneka sayuran hijau
- Timun dan tomat
- 1½ buah alpukat
- Sedikit keju (opsional)
- Mayones
Kisah Sharon Rodrigues ini menjadi inspirasi bahwa penurunan berat badan yang signifikan dapat dicapai melalui pola makan yang terstruktur, bernutrisi, dan yang terpenting, konsisten.






