Memasuki bulan Januari 2026, setelah usainya masa liburan, penting bagi setiap individu untuk meluangkan waktu sejenak demi memikirkan kesehatan otak dan mental. Apakah kondisi mental Anda membutuhkan perawatan ekstra? Para ahli telah merangkum beberapa saran terbaik untuk membantu merawat dan meningkatkan kesehatan mental serta kognitif, mulai dari bersikap lebih lembut pada diri sendiri, menjaga fokus, mendapatkan tidur berkualitas, hingga melepaskan diri dari ketergantungan pada ponsel.
Empat Kiat Utama Menjaga Kesehatan Mental Menurut Para Ahli
Berikut adalah beberapa kiat praktis yang dapat Anda terapkan untuk menjaga kesehatan mental dan menyegarkan pikiran:
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
1. Jalan-jalan Teratur
Aktivitas fisik merupakan salah satu hal paling bermanfaat bagi kesehatan mental dan kognitif di segala usia. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa tetap aktif seiring bertambahnya usia dapat membantu mengurangi risiko demensia. Sebuah studi terbaru, menurut catatan Mureks, menemukan bahwa orang dewasa yang berisiko terkena penyakit Alzheimer dan rata-rata berjalan lebih banyak langkah setiap hari mengalami penurunan kognitif yang lebih sedikit selama sembilan tahun.
Hasil terbaik terlihat pada mereka yang berjalan 5.001 hingga 7.500 langkah. Namun, individu yang berjalan 3.001 hingga 5.000 langkah sehari juga menunjukkan penurunan yang lebih lambat dibandingkan mereka yang lebih banyak duduk.
2. Bersihkan Laci dan Barang Tak Berguna
Jika rumah dan pikiran terasa sedikit berantakan, cobalah melakukan pembersihan ringan. Hindari upaya membersihkan seluruh rumah sekaligus; cukup pilih satu titik masalah dan sisihkan waktu untuk merapikan area kecil tersebut. Perombakan kecil semacam ini mungkin cukup untuk memberikan apa yang banyak dari kita cari saat berpikir tentang mengatur: beban mental yang berkurang, serta hasil yang memuaskan sebelum dan sesudah.
3. Bersikaplah Lebih Baik pada Diri Sendiri
Apakah Anda sering merasa berempati terhadap orang lain tetapi terlalu keras pada diri sendiri? Anda mungkin membutuhkan lebih banyak welas asih terhadap diri sendiri. Lain kali saat menyadari Anda terlalu kritis, cobalah untuk beristirahat sejenak dan berempati. Pertama, kenali emosi yang Anda rasakan. Kemudian, rawat diri Anda sendiri – apa yang paling dibutuhkan oleh bagian diri Anda yang sedang menderita saat ini? Pengertian? Pengampunan? Pesan yang menenangkan? Katakan sesuatu yang baik pada diri sendiri, seperti: “Tidak apa-apa merasakan ini” atau “Anda melakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan.”
4. Bicaralah dengan Teman
Para lansia berusia 80 tahun ke atas yang memiliki kemampuan mengingat seperti orang yang 20 hingga 30 tahun lebih muda, ternyata tidak memiliki diet ajaib, program olahraga, atau pengobatan khusus. Satu hal yang menyatukan mereka adalah “bagaimana mereka memandang pentingnya hubungan sosial,” kata Sandra Weintraub, seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Northwestern University Feinberg School of Medicine. Ia menambahkan, “Dan dari segi kepribadian, mereka cenderung ekstrovert.” Meskipun faktor lain seperti genetika dan struktur otak mungkin berperan, berbicara dengan teman terbukti bermanfaat bagi kita semua.






